Share

 

BONDOWOSO – Di hadapan 243 mahasiswa baru Universitas Jember di kampus EDC Bondowoso, Bupati Amien Said Husni menjelaskan tentang empat pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Empat pilar tersebut adalah Pancasila, UUD 45, bhinneka tunggal ika, serta NKRI.

“Itulah yang kemudian kita sepakat, bahwa untuk menjaga kesatuan negara kita, yang kemudian kita sebut NKRI, itu kita sepakati harus dijaga eksistensi dan keutuhannya dengan cara menjaga empat pilarnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan di dalam perjalanan Indonesia, negara ini pernah mengalami berbagai cobaan sebagai sebuah bangsa. Seperti, ada sekelompok orang yang hendak mendirikan Darulislah, dan pernah juga mengalami pemberontakan oleh PKI.

“Ini adalah ujian yang berat yang dihadapi bangsa ini. Akhirnya kita sepakat untuk menjaga kesatuan bangsa ini, kemana?, ke sini ke empat pilar ini,” jelas Bupati Amin.

 

Baca Juga : Unej Kampus Bondowoso Terima 243 Maba

 

Menurutnya, di zaman sekarang pun tak henti ada upaya-upaya untuk membuat simulasi-simulasi, yang mana masih ada sekelompok orang yang mengancam, merencanakan, dan bahkan menjalankan untuk mengembangkan dan mengujicobakan pola lain.

“Yang terbaru tentu adalah membentuk konsep khilafah. Konsep khilafah ini adalah konsep negara yang tidak mendasarkan batasannya pada batasan teritori sebuah negara,” jelasnya.

Karena itulah, kata lanjut Amin, hal ini perlu menjadi kesadaran bersama. Sehingga mahasiswa perlu mendapatkan pengetahuan tentang ini, agar tidak mudah untuk diajak-ajak dan mengikuti diskusi-diskusi yang seolah-seolah menjadi diskusi yang sangat rasional atau bahkan menggugah ideologi. Padahal dalam jangka panjang ini akan dapat mengubah pilar-pilar ini.

“Setiap upaya untuk mengubah empat pilar ini, kita tau dalam sejarah, selalu akan menimbulkan gejolak,” pungkasnya.

Kuliah umum Bupati Amin ini disampaikan di Gedung EDC di hadapan 243 maba Unej cabang Bondowoso, Selasa (15/8) dalam acara Pelantikan Maba dan Pembukaan pengenalan kehidupan kampus (PK2) Unej Kampus Bondowoso. Data diperoleh bahwa dari total 243 maba ini, 71 diantaranya merupakan pemuda Bondowoso yang lolos SBMPTBR. Di Kampus Unej cabang Bondowoso ini terdapat enam prodi dari tiga fakultas, yakniFakultas Pertanian dengan dua prodi, pertanian perkebunan, dan agrobisnis. Fakultas Keguruan dan ilmu pendidikan dengan prodi PGSD dan pendidikan matematika. SertaFakultas Ekonomi dan bisnis dengan prodi Ekonomi syariah dan akuntansi.

Tampak hadir, Rektor Unej Muhammad Hasan, Dandim 0822 Bondowoso letkol Tarmuji, dan Kadis Dikbud Bondowoso, Endang Hardiyanti.(och)