BONDOWOSO – Sumber daya manusia yang baik mampu menjunjung segala macam aspek di dalam pembangunan pertanian. sehingga pemenuhan keilmuan petani diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat pertanian itu sendiri.

Hal tersebut disampaikan Oleh Bupati Bondowoso, Amin Said Husni, saat pelaksanaan pelatikan DPD Pemuda Tani Indonesia di Desa Kajar, Tenggarang, Minggu (17/18).

“Bondowoso memiliki potensi pertanian yang menggiurkan. Namun rata-rata
pendidikan petani masih rendah, dan itu sangat berdampak,” papar Bupati.

Sebagai daerah yang penduduknya 60 persen bermata pencaharian sebagai petani, Amin memandang perlu untuk menyiapakan generasi petani-patani andal. Dalam misi tersebut setidaknya Bondowoso telah mendirikan beberapa sekolah kejuruan dan perguruan tinggi berbasis pertanian.

 

Baca Juga : Pemuda Tani Indonesia Apresiasi Keberhasilan Pertanian Bondowoso

 

“Kita dorong penuh sekolah kejuruan dan perguruan tinggi berbasis prodi pertanian. Seperti SMK, Unej dan cabang Politeknik Jember yang baru-baru ini membuka kampus di Bondowoso. Semua itu dilakukan untuk menyiapakan generasi petani andal lokal Bondowoso,” ungkap Amin.

Bupati Amin berharap dengan SDM yang mempuni Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di sektor pertanian yang selama ini hanya berkutat di angka 40 persen dapat meningkat secara signifikan. Sehingga klaim bahwa petani selalu identik dengan kemiskinan tidak lagi melelat.

“PDRB Pertanian naik turun di kisaran 40 persen. Dengan SDM yang baik saya harap dapat meningkat. Sehingga klaim petani yang selalu identik dengan kemiskinan tidak lagi melekat,” tukas Bupati dua periode itu. (abr)