BONDOWOSO – Tragedi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu menyita perhatian Bupati Bondowoso Amin Said Husni. Sebagai wujud kehati-hatian dalam menjaga keamanan di Kabupaten Bondowoso, Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, minimal di lingkungan masing-masing.

Imbauan itu diberikan Bupati Amin saat mengisi Forum Silaturahmi Tomas, Toga dan masyarakat dengan Forpimda Kabupaten Bondowoso yang digelar di PP. Nurul Kholil Desa Bataan, Tenggarang, (15/5).

“Kewaspadaan di lingkukugan kita menjadi penting ditingkatkan karena beberapa hari terakhir terjadi aksi teror di Jakarta dan Suarabaya,” ungkap Amin.

Baca Juga : Bupati Ajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah di Bulan Ramadan

Bupati Amin juga mengingatkan tentang betapa pentingnya menjaga sanak saudara dengan memberikan pemahaman agama sesuai dengan ajaran islam ahlus sunnah waljamaah. Karena sejatinya agama islam menjungjung tinggi rasa kesatuan dan persatuan serta perdamaian.

“Mengingatkan kewaspaadaan serta memberikan penyadaran kepada saudra-saudara untuk mengembangkan sikap sesuai dengan agama islam ahlus sunnah waljamaah,” pesan Amin.

Bupati Amin juga menilai, bahwa perbuatan yang telah dilakukan oleh pelaku teror itu merupakan tindakan yang sangat bertolak belakang dengan prinsip-prinsip agama apapun.

“Teroris selalu dikaitkan dengan agama islam. Padahal teror itu sebuah perbuatan yang bertentangan dengan agama apupun, apalagi agama islam yang mengajarkan rahmatan lil alamin,” tambahnya.

Amin mengajak kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama, utamanya yang mengelola pesantren, untuk terus meningkatkan intensitas kegiatan belajar dan mengajarnya. Sebagai salah satu upaya dalam menangkal paham yang keluar dari khitah agama islam.

“Kami meminta kepada pesantren untuk terus meningkatkan intensitas pembelajarannya. Mari kita buktikan bahwa umat islam menjungjung tinggi rasa perdamaian,” pungkas pria asal pulau garam itu. (abr)