BONDOWOSO – Bupati Amin Said Husni melantik sedikitnya 193 kepala sekolah, empat pengawas sekolah yang dimutasi, 26 orang pengangkatan fungsional guru, serta tiga bidan di Pendapa, Kamis (13/7). Kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 58 guru madya yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah, dan 135 orang merupakan kepala sekolah yang mengalami mutasi.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa bidang pendidikan dan kesehatan ini terkait langsung dengan pelayanan masyarakat dan kebutuhan dasar kepada masyarakat. Oleh karena itu, kepala sekolah, guru dan bidan yang telah dilantik ini diharapkan bisa menjadi tauladan, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat. “Kalau meminjam moto dari Ki Hadjar Dewantoro, saudara dituntut ketika menjadi pemimpin berada di garda depan untuk Ing Ngarso sung tulodo, untuk senantiasa menjadi teladan sebagai uswah hasanah,” ujarnya.

 

Baca Juga : Direktur CV Balqis Berkomitmen Jaga Kualitas Proyek

 

Selain itu, ketika berada di tengah-tengah karyawan, Bupati berharap, kepala sekolah bisa Ing Madya Mangun Karso, yakni senantiasa mendorong karsa dan kreatifitas dari karyawan. “Kita harus memberikan dorongan-dorongan agar semua yang ada di lingkungan kerja kita muncul kreatifitasnya didukung dengan lingkungan dan iklim kerja yang memungkinkan setiap bagian dari organisasi tempat kita bekerja ini mampu memunculkan karsa,” jelasnya. Karena, kata Amin, hanya dengan kreatifitas dan inovasi itu maka kemajuan bisa terus ditingkatkan, dan pada ujungnya kesejahteraan masyarakat bisa diciptakan.

Terakhir, kata Bupati, Kepala sekolah juga harus Tut Wuri Handayani, yakni ketika kepala sekolah ada dibelakang, harus mampu memberikan motivasi kepada anak didik dan karyawan agar mau progresif untuk mencari peningkatan-peningkatan. “Tiga slogan ini tentunya bukan hanya untuk dunia pendidikan, tapi juga untuk kita semua,” tutupnya. (och)