BONDOWOSO – Bupati Amin Said Husni menerima rekomendasi DPRD Bondowoso terhadap LKPJ (Laporan Pertanggung Jawaban Bupati) tahun 2017, Rabu (25/4). Rekomendasi tersebut berisi berbagai macam saran dan kritik untuk semua bidang yang telah dilaporkan dalam LKPJ.

Andi Hermanto, saat membacakan Rekomendasi DPRD dalam Rapat Pripurna Istimewa, di Gedung DPRD, mengatakan, pihak legislatif yang merupakan bagian dari penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap menjunjung objektivitas. Sehingga tetap bersikap kritis konstrutktif untuk peningkatan kinerja penyelanggaraan pemerintah kabupaten Bondowoso.

“Rekomendasi DPRD kiranya bisa semakian mendorong tumbuhnya kreatifitas, inovasi dan profesionalisme, dan terjaliannya kemitraan yang lebih dinamis untuk mendorong peningkatan kinerja di masa yang akan datang,” jelasnya.

Adapun sejumlah saran dan kritik yang ada di Rekomendasi DPRD Bondowoso, seperti contohnya ditujukan kepada DInas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga. Seperti dibacakan oleh Andi Hermanto, bahwasanya Disparpora sebagai salah satu prioritas pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata perlu penguatan kelembagaan dengan merivisi Perda tentang pembentukan perangkat daerah pada Disparpora.

“Kemudian porsi anggaran pada urusan pariwisata, pemuda dan olahraga perlu dioptimalkan sehingga capaian indikator program yang ada di RPJMD dapat terpenuhi,” ujarnya.

Kemudian, kata Andi Haermato, dalam rangka peningkatan PAD perlu adanya Perda tentang kepariwisataan, serta perlu ada kajian akademik terhadap tempat destinasi wisata yang ada di Bondowoso.

Baca Juga : Bupati Amin: De Facto, Bondowoso Lepas dari Status Tertinggal

Namun demikian, walau pun hampir semua OPD mendaptkan saran dan kritik, Dalam rekomendasi itu, seperti dibacakan oleh Andi Hermanto,  DPRD mengapresiasi beberapa capaian indikator makro daerah, agar bisa lepas daerah tertinggal, telah menunjukkan tren positif dan melampaui daerah tertinggal. Walau pun indikator makro yang telah tercapai dan dapat diakui secara de facto, namun pihaknya berharap agar pengakun secara de jure terhadap kabupaten Bondowoso lepas dari daerah tertinggal benar-benar terwujud.

Sementara itu, Bupati Amin Said Husni mengatakan ada dua hal penting rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD. Pertama terkait pengakuan secara politis DPRD, yang secara resmi mengakui bahwa Bondowoso secara de facto sudah keluar dari status sebagai daerah tertinggal.

“Itu pernyataan resmi DPRD tadi,” ujarnya.

Kemudian, hal penting selanjutnya yakni tentang saran-saran yang disampaikan oleh DPRD untuk semua bidang yang dilaporkan dalam LKPJ.

Ia mengaku apresiasi dan berterima kasih yang sangat berguna terhadap peningkatan kinerja pemerintah di tahun-tahun yang akan datang.

“Seluruh masukan yang disampaikan oleh DPRD, itu memang kenyataan di lapangan. Itu masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Dan itu yang jadi bahan untuk perbaikan perencanaan pembangunan kita ke depan,” pungkasnya.(och)