Share

SITUBONDO – Bupati Situbondo, Karna Suswandi bersama Direktur Sarana Transportasi Jalan pada Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Danto Restyawan resmi melepas pelayaran perdana KMP Parama Kalyani Rute Pelabuhan Jangkar Situbondo-Lembar, NTB, Sabtu (7/5/2022).

Bupati 55 tahun ini mengatakan, antusias masyarakat untuk menggunakan rute Jangkar-Lembar terbilang tinggi. Yakni mencapai 75 persen dari kapasitas KMP Parama Kalyani. “Padahal kita hanya diberi waktu sosialisasi yang terbatas. Tapi alhamdulillah penumpang KMP Parama Kalyani sudah mencapai kurang lebih 75 persen,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Bung Karna ini optimis rute Jangkar-Lembar semakin diminati oleh masyarakat. “Jika kita lihat dari jumlah kendaraan yang masuk ke KMP Parama Kalyani sebanyak 35 kendaraan pribadi, 8 truk, dan sepeda motor, maka targetnya sudah tercapai 100 persen. Tapi, dari sisi penumpang masih dibawah 100 persen,” tambahnya.

Baca Juga : Program Sehati Dimata Warga Kotakan

Lebih lanjut, pria asal Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa ini menyampaikan, rute Jangkar-Lembar hanya ditempuh dalam waktu sekitar 11 jam saja. “Ini jika dibandingkan dengan keberangkatan dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi yang memakan waktu tempuh 13 jam. Artinya, keberangkatan dari Pelabuhan Jangkar Situbondo bisa menghemat waktu 2 jam,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu penumpang KMP Palapa Kaliyani asal Banyuwangi, Midi menjelaskan, dengan di buka rute Jangkar-Lembar ini dirinya bisa lebih cepat untuk tiba di NTB. “Jarak tempuh berlayar lebih menyingkat waktu kurang lebih 2 jam. Ini yang membuat saya tertarik memilih rute Jangkar-Lembar,” bebernya

Di sisi lain, Direktur Sarana Transportasi Jalan pada Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Danto Restyawan MT menerangkan, pelepasan pelayaran perdana KMP Parama Kalyani dari Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Pelabuhan Lembar di NTB tersebut merupakan awal yang baik. “Mudah-mudahan pelayaran ini akan terlaksana rutin dan lancar,” pungkasnya. (Ozi).