Share

BONDOWOSO – Sub Divre Bulog Bondowoso-Situbondo mulai menyerap gula petani yang diproduksi oleh pabrik gula milik BUMN dengan harga Rp 9.700 per kg tanpa PPN. Sejauh ini sudah terserap sekitar 4.500 ton gula di tiga PG. Pabrik gula yang dimaksud di antaranya, pabrik Gula Olean, Panji, dan  Wringin Anom.

Harisun, Humas Sub Divre Bulog Bondowoso-Situbondo, mengatakan, dipilihnya tiga pabrik gula ini berdasarkan rekomendasi dari Sucofindo. Lembaga ini adalah BUMN Indonesia yang bergerak dalam bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian. Untuk gula yang telah dihasilkan oleh ketiga pabrik gula tersebut telah dinyatakan ber-SNI oleh Sucofindo. Artinya, telah sesuai dengan standart nasional Indonesia yang layak konsumsi.

“Jadi yang berhak memberikan kriteria SNI itu Sucofindo. Kami hanya menerima sesuai kuantum yang diberikan oleh kantor pusat,” jelasnya.

Lebih jauh Harisun menjelaskan gula yang sudah terserap ini masih akan bertambah volumenya. Mengingat, 4.500 ton ini merupakan hasil dari penyerapan pertama. Selanjutnya masih akan dilakukan penyerapan tahap kedua minggu depan.

“Kalau proses tahap pertama ya lama. Karena harus disuvery dulu oleh Sucofindo. Ini tiga hari maksudnya pengirimannya. Tapi ini masih ada tahap kedua lagi,” jelasnya pada Memo Indonesia, Rabu (25/10).

 

Baca Juga : Sepekan, Transaksi di Pasar Ikan Bondowoso Capai 2,3 M

 

Selanjutnya, gula hasil penyerapan ini akan didistribusikan ke konsumen yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Namun, hingga saat ini, kata Harisun, pihaknya masih belum menerima daftar distributor yang akan menerima gula tersebut. Ia memperkirakan ada sekitar 11 distributor yang dikirimi, yakni lima distributor dari Bondowoso, dan sisanya di Situbondo.

“Jadi kami sendiri tidak diberi kewenangan langsung menjual sembarangan. Tapi yang pasti nanti kalau sudah ada nama-nama akan kami sampaikan,” jelasnya.

Sebelum mendapat daftar distributor gula itu, kata Harisun, gula-gula petani yang telah diserap di tiga pabrik gula itu masih akan disimpan di Pabrik Gula masing-masing. Namun Ia memastikan seluruh proses administrasi dan pembayarannya telah selesai dilakukan.

Penyerapan gula oleh bulog ini bukan hanya dilakukan oleh Bulog Sub Divre Bondowoso-Situbondo. Melainkan, bulog di seluruh Indonesia, utamanya Bulog yang daerahnya memiliki pabrik gula. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mengendalikan harga gula yang terkadang-kadang naik drastis. (och)