BONDOWOSO – Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir mendorong pemerintah setempat untuk memperketat penjagaan dan pengawasan pendakian Bukit Piramid, di Kecamatan Curahdami.

Karena sudah dua kali menelan korban akibat mendaki ke punggung naga, bukit di sebelah barat Bondowoso itu.

Pada tahun 2019 lalu, salah seorang pelajar Thoriq Rizki Maulidan meninggal dunia di lokasi tersebut. Dan kini pun kembali terjadi kejadian serupa yang menimpa Arik Multazam (18) warga Kelurahan Dabasah Bondowoso.

“Seharusnya, peristiwa tahun kemarin menjadi pelajaran,” katanya.

 

Baca Juga : Raider 514 Bondowoso Turut Evakuasi Pelajar Jatuh di Bukit Piramid

 

Ia pun mengharapkan agar Pemerintah Daerah juga segera duduk bersama Perhutani dan BKSDA mengingat kawasan tersebut merupakan daerah teritorial instansi tersebut. Sehingga, nantinya bisa segera diambil koordinasi dan keputusan terbaik.

“Selama proses duduk bersama itu sebaiknya ditutup terlebih dahulu,”ungkapnya

“Kejadian seperti ini yang kita sayangkan, bila ada wisatawan yang belum punya pengalaman mendaki gunung susah dikendalikan. Sudah tahu disana itu sangat berbahaya masih saja ada yang mendaki kesana,”tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Dhafir juga mengucapkan turut belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Arik Multazam dan keluarga yang ditinggalkan.(och)