Share

 

BONDOWOSO – BPJS Ketenagakerjaan KCP Bondowoso menggelar sosialisasi pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) kepada Puskesmas se-Kabupaten Bondowoso. Sosialisasi dilaksanakan di Aula Hotel Selamet, Rabu (10/10).

Ibrahim Hadi Wibowo, Kabid Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Jember, menerangkan, sebenarnya PLKK di Bondowoso telah berjalan selama dua tahun, sehingga sosialisasi ini sekaligus sebagai bagian dari evaluasi.

Adapun PLKK itu, kata Ibrahim, sebenarnya mitra BPJS Ketenagakerjaan, seperti Puskesmas, Klinik dan Rumah sakit yang sudah ditunjuk dan bekerjasama dengam BPJS Ketenagakerjaan untuk melayani kasus-kasus kecelakaan kerja.

“Evaluasi PLKK selama dua tahun berjalan itu yang pasti di Puskesmas masih kurang. penyebabnya angka kecelakaan kerja di Bondowoso kecil sekali. Sehingga jarang digunakan. Karena itu, kita refreah lagi melalui sosialisasi ini,” ungkapnya.

Menurutnya, angka kecelakaan kerja di tiga kabupaten, Bondowoso-Jember-Lumajang, sekitar 700 kejadian setahun.

Walaupun angka kecelakaan kerja ini terbilang kecil, Ia menegaskan bahwa melalui sosialisasi ini seluruh anggota Puskesmas berkomitmen bahwa jika ada kecelakaan kerja langsung bisa dikoordinasikan dan diarahkan. Sehingga, kedepannya bisa dilayani lebih cepat tanpa membayar dengan tagihan bisa diklaim ke BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini juga merupakan bentuk pemberian kepastian kepada tenaga kerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Kemudian, Puskesmas sendiri diharapkan bisa semakin cepat dalam memberikam pelayanan,” tuturnya.

Tidak hanya sosialisasi peningkatan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), seluruh perwakilan Puskesmas juga diedukasi tentang penggunaan aplikasi sistem online pusat pelayanan kecelakaan kerja. Terdiri dari Aplikasi e-PLKK dan Aplikasi Go-Po.

E-PLKK adalah aplikasi yang dibuat untuk mempermudah petugas di Puskesmas untuk mengetahui peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Go-Po itu kepanjangan dari Golden Period. Itu maksudnya agar peserta yang mengalami kecelakaan kerja segera tahu kemana dia akan menuju untuk mendapatkan pertolongan. Aplikasi ini inisiasi dari BPJS K wilayah Jember-Lumajang-Bondowoso,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bondowoso Sasongko Adji, mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan pada pekerja melalui 4 program. Program tersebut antara lain, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP).

“Program ini sendiri akan memberikan manfaat yang besar bagi para pekerja,” katanya.

Tampak hadir dalam acara tersebut yakni petugas kesehatan dari 23 Puskesmas, , Kepala Seksi Rujukan Dinkes Bondowoso Ibu Dwi Astuti. (Och)