BONDOWOSO – Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin bersama sepuruh perwakilan unit kerja melakukan penandatanganan dokumen pencanangan zona integritas di Pendapa Bupati, Selasa (7/7/2020). Dalam kesempatan tersebut ditetapkan 14 unit kerja sebagai zona integritas untuk menciptakan birokrasi bebas pungli dan korupsi.

Adapun 14 instansi yang dicanangkan menjadi zona integritas yakni 4 dicanangkan sejak Tahun 2019. Sementara 10 dicanangkan tahun ini.

OPD yang telah melakukan pencanangan ZI pada tahun 2019 yakni Dispendukcapil, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja (DPMPTSP), RSUD Koesnadi dan Puskesmas Kota Kulon.

Sementara sepuluh OPD yang mencanangkan ZI tahun 2020. Yakni BKD, Kecamatan Cermee, Kecamatan Bondowoso, Kecamatan Tegal Ampel, Kecamatan Ijen, Puskesmas Cermee, Puskemas Wonosari, Puskesmas Tamanan, Kelurahan Nangkaan dan Kelurahan Sekarputih.

Dalam sambutannya, Bupati Salwa Arifin berharap efektivitas zona integritas ini ditentukan komitmen pimpinan dan seluruh jajaran pegawai di dalamnya.

 

Baca Juga : Gelar Konvoi Kemanusiaan, AMCF Bantu Ringankan Beban Pemkab Bondowoso

 

“Jadi bukan hanya pimpinan atau kepala dinas. Tapi semuanya berkomitmen. Membangun soliditas, karena ini merupakan syarat mutlak,” katanya.

Sementara bagi perangkat daerah dan unit kerja, yang mengikuti zona integritas tahun 2019 dan tahun ini. Bupati meminta, agar bersungguh-sungguh dan serius.

“Yakni dengan melakukan perbaikan dan inovasi layanan. Berkomunikasi dengan segenap pegawai, untuk memberikan pelayanan terbaik. Tanpa Pungli, tanpa gratifikasi. Sehingga bisa dicapai yang namanya WBK (wilayah bebas korupsi),” imbaunya.

Hadir dalam acara penandatanganan pencanangan zona integritas (ZI) di Kabupaten Bondowoso kali ini, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat, Sekda Syaifullah dan sejumlah pihak terkait lainnya. (abr)