BONDOWOSO – Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) diharapkan bisa saling bersinergi. Ini dilakukan agar kegiatan pembangunan pedesaan tidak saling tumpang tindih dengan kegiatan Pemkab. Pembangunan yang dimaksud bukan hanya pembangunan yang sifatnya secara fisik, melainkan semua hal terkait penyelenggaraan pemerintah desa, pembinaan, pemberdayaan dan pembangunan.

Koordinator Pendamping Desa Kabupaten, Andiono Putra mengatakan, untuk mencapai sinergitas itu, pihaknya mengajak pendamping desa, dan pendamping lokal desa untuk melakukan pemantapan serta koordinasi dengan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bappeda dan DPMD, di Aula Sabha Bina, Kamis (10/8).

Ia menjelaskan bahwa dalam penyusunan RKPDes, di 209 desa di Kabupaten diwajibkan untuk mengacu pada RKPD. Sehingga dalam penyusunannya juga berhubungan dengan rencana pemerintah daerah.

“Makanya kita ajak sharing dengan Bappeda, agar tim pendamping desa bisa mengawal dengan perencanaan di desa ini bisa nyambung dengan daerah,” jelasnya.

 

Baca Juga : Bondowoso Selaraskan Perencanaan Pembangunan Desa dan Daerah

 

Sementara itu, Lukman Arisabata, Kepala Seksi Kelembagaan dan Pemerintahan Desa, Dinas PMD Bondowoso, mengatakan, koordinasi yang dilakukan ini merupakan upaya dalam mensinergikan rencana pembangunan di desa dengan pemerintah daerah. Tentunya, dalam perencanaanya sendiri, diingatkan agar selain mengacu pada RKP daerah dan RPJM Desa, juga harus menyerap aspirasi rakyat. Seperti disebutkan dalam mekanisme penyusunan RKP Desa sendiri, dari awal harus dilakukan musyawarah desa untuk penyaringan aspirasi masyarakat.

“Musyawarah desa untuk menjaring aspirasi masyarakat terserap kemudian diberikan kepada tim penyusunan RKP desa yang terdiri dari 11 orang. Tidak lupa juga perlu memperhatikan RPJM Desa,” jelasnya.

Di Sabha Bina, Kamis (10/8), diselenggarakan Rapat Koordinasi penyelarasan RKPD dan RKPDesa, yang dihadiri pendamping desa se-Kabupaten, serta Bappeda dalam hal ini dihadiri oleh Apil Sukarwan, Kabid Sosial Budaya, Lukman Arisabata, Kepala Seksi Kelembagaan dan Pemerintahan Desa, Dinas PMD Bondowoso. (och)