BONDOWOSO – Bondowoso direncanakan akan menjadi kabupaten yang dilalui jalan tol. Tepatnya, jalan tol yang akan melintasi Situbondo – Bondowoso – Jember – Lumajang.

Hal ini diterangkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten, Syaifullah, sehari setelah dirinya mengikuti rapat bersama Dinas PUPR Pemprov Jatim.

“Nah, ini yang harus kita matangkan. Tadi sudah lapor ke Pak Bupati (Bupati Salwa-Red) keputusan ini kita bukan hanya eksekutif. Kita libatkan masyarakat, termasuk DPRD. Keputusan Kabupaten ini, keputusan bersama,”katanya saat di konfirmasi usai mengikuti rapat di Gedung Graha Paripurna DPRD setempat, Rabu (4/5).

Ia menerangkan, bahwa dengan adanya exit tol ini memang perlu kajian yang sangat matang. Karena, apabila pembangunan jalan tol ini berjalan, bisa saja Bondowoso ini menjadi kota mati atau kota hidup.

 

Baca Juga : Posko Covid-19 Diperbatasan Mulai Dinonaktifkan

 

Untuk itu, ada tiga hal yang kemudian menjadi beberapa pertimbangan dalam mengikuti realisasi jalan tol ini di Bondowoso. Pertama yakni jangan sampai pertumbuhan ekonomi macet. Kemudian, desa satu dengan desa yang lain jangan sampai terpisah. Yang artinya, dengan adanya exit tol ini tidak mematikan pertumbuhan ekonomi. Ketiga, yakni lahan produktif.

“Seperti Wista, Lahan produktif jangan sampai kena. Kan kita di target 35ribu hektar untuk aman, sesuai dengan keputusan Menteri PBBN, sementara kemampuan kita hanya 29ribu hektar,”jelas mantan ASN Kabupaten Situbondo itu.

Ia pun mengaku rencananya pembangunan tol ini diperkirakan dimulai pada bulan Februari 2021 mendatang.

“Ada tiga jalur alternatif. Apakah kita lewat jalan ini (Rel-Red), atau lewat sungai atau gunung-gunung itu,”pungkasnya.(och)