BONDOWOSO – Virus Corona dari klaster Temboro, Magetan Jatim telah menyebar ke sejumlah daerah, kemungkinan besar juga menyebar ke Kabupaten Bondowoso.

Pasalnya, ada tiga santri Temboro yang diisolasi di Klinik Paru Bondowoso karena setelah dilakukan rapid test hasilnya menunjukkan reaktif. ketiganya saat ini sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut, menunggu hasil swab untuk kemudian dinyatakan positif Covid-19 atau tidak.

“Yang diisolasi di Klinik Paru diantaranya tiga orang klaster dari Temboro,” kata Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bondowoso dr. M. Imron dalam pers conference, Jumat (7/5/2020).

Ketiganya adalah dua santri asal Kecamatan Maesan dan 1 santri dari Kecamatan Tegal Ampel.

 

Baca Juga : Emak-emak Pendukung Bung Karna Bagi-bagi Takjil Gratis

 

Total ada 16 santri Temboro asal Bondowoso. Yakni enam santri tersebar di Kecamatan Maesan, tujuh santri di Wringin, dua santri di Tegal Ampel dan satu santri di Tlogosari.

Setelah dilakukan serangkaian rapid test kepada ke-enam belas santri, beruntung sebagian besar atau tiga belas diantaranya non reaktif.

“Rapid test dilakukan dua kali. Rapid test pertama dua reaktif. Di rapid test ke dua setelah sepuluh hari 1 reaktif yang Tegal Ampel,” tutup dr. Imron.

Namun dalam kesempatan berbeda sebelumnya, dr. Imron menegaskan jika hasil rapid test tidak bisa dijadikan tolak ukur bahwa orang bisa dinyatakan positif atau tidak. Karenanya, Ia mengimbau masyarakat tidak lantas menganggap reaktif rapid test telah positif.

“Akurasinya tidak lebih dari 50 persen,” jelasnya. (abr)