kepala BNNK Surabaya, AKBP Suparti

SURABAYA – Belakangan ini Komunitas yang aktif dalam mengunakan internet  (netizen) di Indonesia membincangkan berbagai video dampak Narkoba jenis baru yang bisa membuat penggunanya berlaku seperti zombie. Narkoba ini namanya Flakka. Para pengguna Flakka mengalami halusinasi sebagai efek dari Narkoba dan tergerak untuk melakukan hal-hal yang bagi sebagian orang menakutkan.

Media sosial (Medsos) semacam ini memang menjadi perhatian khusus bagi Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya. Hal itu diungkapkan kepala BNNK Surabaya, AKBP Suparti, di kantornya, tadi siang. Suparti mengaku masih mendalami Narkoba jenis flakka masuk ke Indonesia termasuk diKota Surabaya ini.Dia curiga barang haram tersebut sudah beredar.

”Ada beberapa yang kami curigai dan sekarang dalam penelitian,” katanya.

Flakka atau Alfa PVP ini dijelaskannya, merupakan jenis narkotika sintesis dengan efek yang hampir sama seperti amfetamin atau kokain. Hanya saja efek yang ditimbulkan bisa lebih kuat sehingga para pemakainya seringkali mengalami halusinasi dan delusi parah bahkan hingga overdosis.

“Flakka berbentuk kristal putih dan diyakini memiliki efek yang dahsyat,” jelasnya.

 

Baca Juga : Pakde Karwo Usulkan Penyederhanaan Proses Pengajuan DAK

 

Untuk media sosial memang sangat menjadi perhatian BNN. Namun, lanjutnya ranah tindakan sosialisasi maupun kampanye media sosial ada di BNN Pusat. “Sosmed sangat menjadi perhatian kami. Kemarin kasus seperti tembakau gorilla, mereka bukannya takut, malah mencari. Ini tanggung jawab bersama, dan tentu saja peran orangtua. Tetap harus disampaikan bahwa ini bahaya,” ujarnya.

Suparti menegaskan, BNNK Surabaya akan terus melakukan sosialisasi, pencegahan, serta penanggulangan Narkoba yang berasal dari sumber-sumber seperti media social.

“Memang, selama ini yang sudah melakukan baru dari pusat, kami hanyasupport. Istilahnya pelurusan, ke media tertentu yang berjejaring dengan kami. Medsos biasanya malah dari pusat kemudian kami sebarkan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Flakka sedang menjadi bahasan di media sosial. Sejumlah netizen ngeri akan efek yang bisa ditimbulkan flakka.Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, tampak beberapa pengguna flakka bergerak aneh (kepalanya miring, nyaris kayang, susah berbicara) setelah mengonsumsi flakka.Tak hanya itu, ada juga pemakai flakka yang mendadak berlari kencang dan menabrakkan diri ke mobil. Sejumlah media asing melaporkan gerakan lari kencang itu disebabkan halusinasi hebat yang dialami pemakai flakka. (sga)