Share

BONDOWOSO – Kawasan pelosok dan pegunungan kini menjadi salah satu target pembangunan infrastruktur dari dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bondowoso. Selain jalan, kualitas jalan juga akan terus dilakukan pembenahan.

Karna Suswandi, Kepala Dinas PUPR Bondowoso menjelaskan, banyak akses jalan maupun jembatan saat ini yang perlu ditingkatkan. Termasuk juga di kawasan pinggiran dan pegunungan. “Kalau infrastrukturnya sudah bagus, maka perkembangan ekonomi warga diharapkan juga semakin bagus,” ungkapnya.

Saat meninjau perencanaan pembangunan di Kecamatan Pakem, Kamis (16/3), Karena mengakui jika masih banyak akses jalan yang perlu ditingkatkan kualitasnya.

“Coba direncanakan untuk pengaspalan di jalan itu,” ujarnya menugaskan kepada salah satu staf PUPR yang dia ajak blusukan. Rencana pengaspalan itu setelah dirinya melihat langsung kondisi jalan berbatu yang dikeluhan dari warga sekitar.

Tak jauh dari lokasi tersebut, Karna juga meninjau lokasi yang direncanakan akan dibangun jembatan gantung oleh donatur dari Swiss. Karena lokasinya yang berada di antara dua gunung, rombongan PUPR terpaksa turun dari mobil dan selanjutnya naik motor. “Harus naik motor ke lokasi,” ujarnya kepada anggota rombongan.

Setelah sekitar dua kilometer menempuh perjalanan naik ojek dan berjalan kaki, akhirnya rombongan tiba di lokasi yang direncanakan akan dibangun jembatan gantung. Tepat di atas aliran sungai Deluwang yang bersumber dari pegunungan Argopuro itu, kini terbentang jembatan dari kayu yang sudah reot.

“Oleh donatur, nanti di sini yang akan dibangun jembatan gantung sepanjang sekitar 100 meter. Kita (Dinas PUPR) hanya menentukan titiknya saja. Biaya dan pengerjaannya semuanya dari donatur dari Swiss. Selain itu juga dibantu oleh warga,” pungkasnya. (esb)