Share

BONDOWOSO – Bank Indonesia Perwakilan Jember kembali mengembangkan kluster di Bondowoso. Kali ini, pengembangan dilakukan terhadap komuditas sapi potong di kelompok tani.

Keseriusan pengembangan kluster sapi potong oleh BI dituangkan dalam penandatanganan kesepakatan antara Pemkab Bondowoso dengan Perwakilan BI Jember, di Pendopo Bupati, Rabu (19/12).

Hestu Wibowo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, menerangkan, dipilihnya Bondowoso dalam pengembangan kluster sapi potong ini lantaran, sektor pertanian yang termasuk di dalamnya yakni peternakan, memberikan kontribusi terbesar dalam pertumbuhan ekonomi di Bondowoso. Bahkan, pada tahun 2017 lalu, pertumbuhan ekonomi Bondowoso itu disumbangkan dari sektor pertanian, termasuk peternakan, yakni 29,5 persen.

“Sektor pertanian di Bondowoso tercatat satu-satunya yang tetap mengalami pertumbuhan di tengah-tengah perlambatan sektor-sektor lainnya, khususnya di eks keresidenan Besuki. 2017 lalu, sektor pertanian di Bondowoso mengalami peningkatan pertumbuhan sebesar 3 persen,” ungkapnya.

 

Baca Juga : Wabup Irwan Minta Kades Alokasikan Anggaran untuk Penanganan Akses Jamban

 

Menurutnya, pengembangan ini pun juga bagian dari upaya pengendalian inflasi. Mengingat sapi potong menjadi salah satu komuditas pangan yang juga cukup memberikan kontribusi terhadap pengendalian inflasi. Adapun, jangka waktu program pengembangan kluster ini yakni tiga tahun.

Lebih jauh, Ia mengatakan bahwa pihaknya mencoba melakukan pengembangan ini mulai dari awal. Yakni, tahapan pembentukan kelembagaan, kelompok-kelompok tani. Termasuk, membantu mempertemukan dengan pihak terkait, seperti Koperasi, dan lainnya.

“Di samping itu kami juga melakukan pendampingan-pendampingan dengan mungkin bagaimana mengembangkan komuditas ini, bagaimana meningkatkan kapasitas produksi. Sampai dengan kami mempertemukan dalam hal pembiayaan, menghubungkan dengan Perbankan,” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa dalam pengembangan kluster ini dengan konsep syariah. Mulai dari pengembangan sistem bagi hasil dan pembiayaannya.

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan secara simbolis bantuan KUR (Kredit Usaha Rakyat) terhadap kelompok ternak sapi Bondowoso dari BNI, masing-masing Rp 25juta.

Tampak hadiri kegiatan tersebut yakni Bupati Salwa Arifin, Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, Kepala Dinas Pertanian Munandar. Kepala BNI 46 Bondowoso, dan perwakilan Koperasi Ternak Tani Syariah Mitra Subur, Karang Anyar, Kecamatan Tegalampel. (Och)