Ketua Baznas Lumajang Drs.H. Affandi Latief Asnawi, MH.

Lumajang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang siap membantu para pelajar berprestasi yang tidak mampu. Pelajar berprestasi harus bisa melanjutkan belajarnya untuk meraih cita-citanya. Hal ini disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Lumajang Drs. H. Afandi Latief Asnawi, MH kepada Memo Indonesia Jum’at (12/5) saat ditemui di kantornya di jalan Alun-Alun Barat Lumajang.

Menurut ketua Baznas, semangat untuk belajar memang tidak boleh dipatahkan karena tidak memiliki biaya. Apabila sudah berniat untuk menempuh ilmu, kesulitan sebesar apapun pasti ada jalan keluarnya.

“Baznas Kabupaten Lumajang siap memberikan bantuan, selama semangat belajarnya benar-benar ada. Tapi, perlu diingat, Baznas hanya bisa membantu pelajar berprestasi yang benar-benar kurang mampu,” ujarnya.

Ketua Baznas juga menyampaikan bahwa Baznas Kabupaten Lumajang memiliki program Lumajang cerdas dimana program ini dikhususkan membantu pelajar berprestasi khusus yang kurang mampu sehingga mereka tetap bisa belajar seperti yang lain.

Tapi, lanjut Afandi Latief, untuk mendapatkan bantuan biaya pendidikan itu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi seperti surat keterangan tidak mampu dari pemerintah desa setempat, surat keterangan tidak mampu dari sekolah tempat mereka belajar kemudian diajukan ke Baznas.

“Jika Tim Baznas mengatakan layak dibantu, maka Baznas akan memberikan bantuan biaya pendidikan sesuai yang diajukan oleh pemohon,” jelasnya.

Minggu kemarin, Baznas Lumajang memberikan bantuan terhadap salah satu mahsiswa Universitas Brawijaya Malang. Dia adalah M. Euro Anwarudin warga jalan Kelapa Gading, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan kota Lumajang.

Awalnya, kata Afandi Latief, dia bersama keluarganya mengajukan bantuan kepada Bupati berupa biaya transport pergi ke Malaysia dalam rangka mengikuti lomba motivasi alat peternakan. Namun kemudian diarahkan ke Baznas. Karena memenuhi persyaratan, Baznas langsung membantu.

“Apabila menjadi juara, kan bisa membawa nama harum Kabupaten Lumajang,” terangnya. (eni/ron)