Share

 

BONDOWOSO – Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) di Bondowoso melaporkan delapan akun di media sosial ke Polres setempat, sepekan lalu.  Namun demikian, setelah ditindak lanjuti dari delapan akun tersebut hanyalah satu akun yang konten postingannya mengarah kepada ujaran kebencian pada Calon Presiden nomer urut satu, Joko Widodo

Nurul Jamal Habaib, Kuasa Hukum Bara JP dalam siaran persnya, Selasa (8/1), menerangkan, saat ini pemilik akun  berinisial AN meminta maaf atas postingan tersebut. Bahkan, yang bersangkutan mengakui bahwa informasi yang dipostingnya merupakan kebohongan belaka yang sumbernya tidak jelas.

“Dia meminta maaf, dan kami dari pihak Bara JP dan klien kami memafkan terhadap permintaan dari salah satu pelaku ini,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan, Kuasa Hukum Bara JP, postingan yang mengarah pada penghinaan kepada Jokowi tersebut berbentuk tulisan yang diposting di group facebook SRB (Suara Rakyat Bondowoso). Adapaun penghinaan yang dimaksud berisi Jokowi yang disebut antek PKI dan lain-lain.

“Kami meminta kepada terlapor untuk membuat pernyataan bahwa itu tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Bahwa itu tidak akan mengulanginya lagi perbuatan tersebut. Bukan hanya meminta maaf secara pribadi atau secara kelembagaan kepada Bara JP, minta maaf juga kepada masyarakat Indonesia secara umum. Bukan hanya personnya pada Pak Jokowi, tapi kepada kepala negaranya sebagai Presiden RI,” urainya.

Ia mengaku bahwa pihaknya menghentikan  pelaporan terhadap akun tersebut setelah perminta maafan terlapor.

“Saya himbau masyarakat harus bijaksana dalam menggunakan media sosial, memfilter terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya,”pungkasnya.(och)