Bondowoso – Terobosan penting dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bondowoso dalam bidang infrastruktur. Terbaru, Dinas PUPR segera membangun dua jembatan gantung yang menghubungkan dua desa antar kabupaten. Pembangunan jembatan tersebut hasil kerjasama dinas PUPR Bondowoso dengan donatur asal Swiss.

Direncanakan, dua jembatan tersebut akan menjadi penghubung antara desa Bercak Asri di Kecamatan Cermee, Bondowoso dengan desa Curah Tatal di Kabupaten Situbondo. Selain itu juga di desa Gading Sari di Kecamatan Pakem, Bondowoso dengan desa Sumber Argo di Kecamatan Sumber Malang, Situbondo.

Kadis PUPR Bondowoso Karna Suswandi, mengungkapkan jika dua jembatan tersebut memang mejadi prioritas pihaknya dalam rangka peningkatan ekonomi Bondowoso.

“Dengan makin bagusnya infrastruktur tersebut, diharapkan arus ekonomi ke Bondowoso lebih baik lagi,” ujarnya.

Karna menyontohkan, ribuan warga di desa Sumber Argo serta lima desa lain di sekitarnya yang masuk Kabupaten Situbondo biasanya selalu berbelanja di pasar Pakem. Ketika sudah ada jembatan yang lebih mamadai nantinya, tentu arus perdagangan akan semakin baik.

Selain kepentingan ekonomi daerah, juga ada misi sosial dalam pembangunan dua jembatan tersebut. “Warga desa Sumber Argo itu kalau berobat ya ke Puskesmas Pakem,” ujarnya.

Di sisi lain, banyak anak-anak sekolah yang menimba ilmu di Pakem, atau di Bondowoso pada umumnya. “Semoga keberadaan jembatan gantung itu nantinya membantu masyarakat di desa tersebut,” harapnya.

Sementara itu, Kades Sumber Argo Jalis mengungkapkan, selama ini warganya kalau berbelanja ke desa Pakem. Karena dibanding dengan pasar-pasar lain di Situbondo, pasar Pekem jauh lebih dekat.

“Tapi kalau sudah banjir datang, masyarakat tidak bisa lagi menyeberang,” ungkapnya. Apalagi, lanjut dia, seringkali jembatan kayu yang dibikin warga dengan swadaya selalu hanyut saat banjir datang.

Selain berbelanja, banyak hasil bumi dari desanya serta desa-desa lain di sekitar, seperti desa Sumber Malang dan Taman Kursi yang dikirim ke Bondowoso. “Kalau hasil panen tembakau kita kirim ke Pakem,” paparnya. (esb)