SURABAYA – Seorang pemuda meninggal dunia tertimpa tembok bangunan gudang dalam posisi sujud di Wonosari Lor gang 3, Wonokusumo,Semampir, Surabaya, tadi siang. Pemuda ini diketahui bernama Ayub Al Farizi, berusia 17 tahun meninggal pukul 11.30 WIB saat berangkat shalat Jum’at ke Masjid Nur Qodrotillah di Kampung Endrosono Gang 5, Surabaya.

Menurut saksi mata, Ayub tertimpa tembok saat berjalan dan sempat berhenti untuk membetulkan sarungnya.

“Dia berjalan dari arah Utara ke Selatan. Saat dekat tembok rapuh ini, dia berhenti membetulkan sarungnya dan akhirnya tembok ambruk menimpanya,”katanya di lokasi.

Sementara itu, Kasatgas Linmas Kelurahan Wonokusumo, Semampir Hotib mengatakan, posisi tembok bangunan yang terbuat dari batu bata dengan tebal kurang lebih 10 centimeter dan tinggi 7 meter memang rapuh.

“Memang posisi tembok bangunan gudang ini rapuh, dan ditumbuhi pepohonan. Sehingga posisi tembok semakin condong sebelum akhirnya ambruk dan mengenai korban,” katanya.

Dari pantauan Memo Indonesia dilapangan, saat ini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Dr Soetomo untuk dilakukan outopsi. Warga kampung masih banyak berkerumun di lokasi kejadian dan juga di rumah korban.(sga)