BONDOWOSO – Pemerintah daerah Bondowoso tengah menyiapkan rencana pengembangan kawasan wisata kuliner di area jembatan Ki Ronggo, Blindungan. Agar perencanaannya benar – benar matang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) selaku perencana siap menampung semua opsi berkenaan dengan penyusunan site plan tersebut.

Sejumlah pihak pun mulai menyampaikan aspirasinya. Terlihat beberapa perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Bondowoso – Situbondo tengah melakukan hearing dengan Dinas PUPR di kantor setempat untuk memberikan koreksi dan beberapa masukan, Kamis (08/06/2017).

Dalam kesempatan itu, aktivis HMI menanyakan beberapa hal yang telah disampaikan. Salah satunya adalah apakah kapasitas tampung lokasi baru itu dapat mengakomodir seluruh PKL yang semula di Alun – alun kota yang akan di relokasi. Tak hanya itu, mereka juga menginginkan Sarana dan Prasarana (Sarpras) yang nantinya akan disediakan harus dilengkapi dengan fasilitas ibadah, seperti musala.

“Kenapa Pemkab optimistis dengan penyediaan stan yang disediakan, apakah daya tampungnya cukup?” tanya Mulyadi.

“Dan penyediaan sarananya harus terpenuhi layaknya sebuah musala,” tambah mereka.

 

Baca Juga : Tolak Relokasi, PKL Ancam Berjualan di Bahu Jalan

 

Mulyadi, selaku Kepala Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI dan beberapa rekan – rekannya kemudian dengan hidmat menyimak penyampaian yang dilakukan langsung oleh Kadis PUPR Karna Suswandi.

Karna menyampaikan bahwa pihaknya sangat optimistis daya tampung akan memenuhi. Karena jumlah stan yang akan disediakan berjumlah 128 stan, tentu penyediaan itu sudah cukup.

“Kita sudah sediakan stan sebanyak 128, sudah cukup untuk menampung,” jawab Karna.

Karna juga memberikan informasi bahwa di balik rencana tersebut ada manfaat besar yang akan diterima masyarakat Bondowoso. Karena tempat tersebut akan dijadikan asri nan nyaman. Selain akan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi  tentu dapat menjadi hiburan sebagai penghilang penat masyarakat.

Atas kedatangan aktivis HMI, Karna merasa sangat senang. Karena kehadirannya telah memberikan dampak positif. Dengan beberapa masukan yang diberikan HMI, tentu memjadi nilai tambah bagi pemerintah daerah untuk semakin optimistis menciptakan wisata kuliner Bondowoso.

“Terima kasih kepada teman – teman HMI, masukannya sangat bagus dan tentu ini menjadikan tambahan spirit bagi kami. Mari kita dukung program pemerintah untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan bersama. Karena itu saya siap menerima masukan-masukan yang ada,” pungkasnya. (abr/esb)