Share

BONDOWOSO – Ratusan personil BPBD, Polisi, serta TNI ikuti apel siaga bencana di Alun-alun Ki Bagus Asra, Selasa (5/12). Apel ini dilaksanakan sebagai tanda bahwa Pemerintah daerah, dalam hal ini BPBD telah siap untuk menanggulangi jika sewaktu-waktu terjadi bencana banjir, tanah longsor, serta angin puting beliung.

Kukuh Triatmoko Kepala BPBD Bondowoso, dalam laporannya memaparkan bencana banjir dan tanah longsor pada musim hujan sering terjadi dan seringkali dianggap sebagai takdir. Sehingga cenderung diterima apa adanya oleh masyarakat. Untuk itu, perlunya edukasi dan pengelolaan risiko bencana. Supaya kerugian material dan korban jiwa bisa diminimalisasi.

“Dengan apel ini diharapkan setiap stakeholder bisa menangani dengan cepat ketika ada bencana. Di samping itu apel ini juga untuk meninjau kesiapan setiap OPD dalam menangani bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Amin Said Husni, menguraikan apel siaga ini dimaksudkan untuk mengantisipasi dampak bencana alam yang mungkin terjadi. Karena seperti diketahui dalam beberapa minggu terakhir ini di beberapa wilayah di Indonesia, terjadi siklun tropis cempaka dan dahlia.

Walau pun, menurut laporan dari BMKG, siklun ini akan segera berakhir, namun Bupati dua periode ini mengajak semua elemen untuk tetap waspada. Karena potensi hujan dan angin kencang diperkirakan masih kan terus terjadi.

“Saya berharap dengan diselenggarakan apel ini akan dapat lebih meningkatkan sinergi serta mengkonsolidasikan penanggulangan bencana di Bondowoso,” ujarnya.

Baca Juga : Segudang Prestasi Diraih Dinas PUPR, Inilah Inovasinya

Lebih jauh, Bupati Amin, menyampaikan bencana alam sulit untuk diprediksi karenanya penting untuk melakukan mitigasi bencana. Oleh karena itu, satuan pelaksana penanggulan bencana bisa terus memberikan informasi kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa memahami apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana.

Di akhir sambutannya, Bupati Amin Said Husni juga menyampaikan sedikitnya empat pesan dalam siaga bencana. Di antaranya, seluruh camat diminta untuk di seluruh wilayah Bondowoso agar terus mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah masing-masing.

“Manakala ada tanda-tanda atau ada intensitas hujan yang tinggi segera melapor ke posko untuk mendapat tindak lanjut sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Kemudian, semua OPD terkait harus selalu dalam keadaan siaga serta mengoptimalkan koordinasi secara tepat dan cepat untuk mengamankan serta meminimalisasi kemungkinan yang terjadi. Selanjutnya, periksa kesiapan seluruh peralatan seerta dukungan logistik untuk mengantisipasi apabila terjadi bencana.

“Keempat saya minta kepada seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam meminimalisasi segala kemungkinan dampak bencana yang mungkin terjadi. Antara lain, dengan gotong royong membersihkan saluran air, selokan serta membersihkan lingkungan di sekitar kita,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Amin juga memeriksa kesiapan pasukan serta peralatan dalam menanggulangi bencana. Bahkan dia juga mencoba mengendarai motor trail KLX Kawasaki menuju tenda darurat bencana. (och)