Share

BONDOWOSO – Meski Pemerintah Pusat telah mengeluarkan aturan pelarangan mudik. Namun tampaknya masih ada warga yang ditemui baru saja pulang dari beberapa lokasi zona merah seperti Bali.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan yang sekaligus Juru Bicara penanganan Covid-19 di Bondowoso itu, M. Imron, menerangkan, gugus tugas Kabupaten telah menyiapkan dan memanfaatkan gedung sekolah yang jumlahnya sekitar 12 di tingkat kecamatan. Lengkap dengan sarana prasarana.

“Di desa juga kemarin dalam rapat evaluasi, ditegaskan pula bahwa semua desa dan kelurahan wajib menyediakan ruang isolasi,”katanya.

Ruang isolasi yang wajib disiapkan oleh Pemdes itu, kata Imron, akan difungsikan apabila ada yang datang dari zona merah.

Walaupun, sebenarnya masih belum ada kebijakan Pemerintah dalam hal ini gugus tugas melarang orang Bondowoso untuk mudik atau pulang kampung.

“Belum ada kebijakan tertulis seperti itu. Tapi, kita menghimbau, sesuai dengan larangan dari Pemerintah Pusat,”katanya.

“Jika memaksa mudik maka harus kami periksa, baik itu melalui pos pantau ataupun gugus tugas di desa. Apabila memenuhi SOP yang kita buat, apalagi dia masuk kategori PDP. Maka yang bersangkutan akan ditaruh di ruang isolasi dulu,”tuturnya.

 

Baca Juga : 79,9 Persen ODP di Bondowoso Telah Selesai Pantau

 

Sementara itu, pengakuan sejumlah warga dari beberapa wilayah Bondowoso masih terdapat warga yang baru datang dari luar kota, seperti Bali.

Seperti diterangkan oleh Bahri, warga Maesan, Kecamatan Maesan, yang mengaku, bahwa ada tetangganya yang baru saja datang dari Bali sekitar dua hari lalu.

“Ada dua orang tetangga saya baru pulang dari Bali,”katanya.

Riski, warga Desa Taman, Kecamatan Grujugan, juga mengaku hal yang sama.

“Jadi di rumah saya di Desa Taman itu tiap hari pasti datang dari Bali. Sampai di rumah tidak ada isolasi diri, mereka melakukan aktivitas seperti biasanya,”urainya.

Ia mengaku khawatir mengingat cepatnya penyebaran Covid-19 ini.

“Karena itu kan berbahaya bukan hanya pada yang datang tapi bagi keluarga di rumah,”pungkasnya.(och)