Share


BONDOWOSO – Untuk mengantisipasi pohon tumbang di Kawasan jalanan Kota, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso melakukan penebangan terhadap sejumlah pohon.
Pantauan di lapangan, penebangan pohon dilakukan di Kawasan Jl. Letjend Suprapto, atau sekitar Pujasera SMA Negeri 2 Bondowoso. Ada pohon jenis Angsana yang sudah tampak keropos ditebang oleh petugas DLHP.

Sumo, Staff Pengawasan Ayoman DLHP Bondowoso, menerangkan, bahwa sebenarnya untuk menanabng satu pohon saja di Kawasan jalanan kota masih harus memenuhi sejumlah ijin dari pihak terkait Yakni meliputi ijin dari Satpol PP, PUPR, Provinsi, dan Pertanian, DLHP. Di samping itu, dalam penebangan satu pohon haruslah diganti dengan penanaman empat pohon sejenis di sekitar penebangan.

“Iya ini untuk antisipasi. Pohonnya kan sudah tua juga. Kemarin kalau ndak salah pas 25 Desember itu ada pohon tumbang di Kawasan Pengairan, pas jam 4 subuh,” ungkapnya.

Selama ini, DLHP juga melakukan pemangkasan atau penopingan terhadap pohon-pohon yang ada di Kawasan kota. Penopingan dilakukan jika dedaunan atau ranting pohon telah mengenai rambu-rambu lalu lintas, maupun mengenai kabel-kabel.

“Pohon yang ditebang itu kita pilih yang sudah tua, keropos. Kalau ada masyarakat yang menemukan pohon sudah keropos dan tampak mau tua, bisa laporan ke BLH, nanti BLH yang ngurusi ijin untuk motong,” ungkapnya.

Adapun di kawasan perkotaan, ada sekitar 2ribuan pohon ditanam. Pohon tersebut berjenis Angsana, Mahoni, Asam, Glodokan Tembang, dan Tanjung.(och)