BONDOWOSO – Dinas Koperasi, Perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso mengimbau kepada seluruh konsumen pasar induk Bondowoso agar menimbang ulang belanjaan mereka di ‘timbangan ukur ulang’. Langkah itu sebagai upaya untuk memastikan apakah barang dagangan konsumen sudah benar-benar pas.

Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindak Bondowoso, Suhartono mengungkapkan, bahwa diberikannya timbangan ukur ulang itu sebagai upaya untuk melindungi para konsumen dari kemungkinan kekurangan timbang.

“Timbangan ukur ulang ini sebagai antisipasi jika ada belanjaan konsumen yang mengalami kukurangan takaran timbang,” katanya saat menguji timbangan ukur ulang saat peresmian pasar induk Bondowoso, Senin (6/8).

Baca Juga : Bupati Amin Resmikan Pasar Induk Bondowoso

Caranya mudah, konsumen cukup menimbang dagangannya seperti biasa, dan secara otomatis timbangan akan menunjukkan hasilnya.

Ketika hasilnya benar-benar mengalami kekurangan, segeralah mengambil truk (nota) bukti hasil timbang dengan menekan tombol ‘print’. Setelah hasil print keluar, konsumen disarankan untuk meminta kekurangan belanjaannya kepada penjual dengan menunjukkan bukti struk hasil timbang ulang.

Hartono mengatakan, bahwa pihaknya telah mensosialisasiakan keberadaan timbang ulang tersebut kepada seluruh pedagang.

Pihaknya juga menyarankan kepada seluruh penjual pasar induk untuk senantiasa menera (KIR) ulang timbangan mereka. Sehingga tingkat akurasi hasil timbang tidak diragukan. (abr)