Share

SITUBONDO – Sebanyak sembilan pohon yang tumbang di beberapa titik jalan raya dan rumah warga akibat diterjang angin puting beliung, Selasa (7/12/2021) malam.

Peristiwa tersebut terjadi di dua desa yang ada di Kecamatan Mangaran. Yakni Desa Tanjung Glugur dan Mangaran.

Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.55 WIB.

“Iya benar, telah terjadi bencana alam angin puting beliung. Saat kejadian memang kondisi cuaca hujan deras disertai angin kencang,” ujarnya.

Puriyono mengatakan, salah satu pohon yang tumbang ada di Jalan Raya Sekarputih, Desa Mangaran.

“Di lokasi itu jenis Pohon Asem yang roboh, sehingga menutupi bahu jalan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Puriyono menerangkan, menerima laporan tersebut personel gabungan terdiri dari Koramil Mangaran, Polsek setempat, Pusdalops BPBD Situbondo dan Tagana (Dinsos) langsung menuju lokasi kejadian.

Baca Juga : Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri

“Kita bersama-sama dengan warga sekitar bahu-membahu batang pohon yang tumbang dengan menggunakan gergaji mesin (Chain Saw) kemudian mengevakuasinya kepinggir jalan,” tegasnya

Puriyono menyampaikan, saat proses pemotongan dan evakuasi berlangsung anggota dari Polsek Mangaran fokus untuk mengatur arus lalu lintas.

“Menghindari adanya korban jiwa maupun luka, personel kepolisian menggunakan sistem buka tutup disepanjang jalan yang menjadi titik pohon tumbang,” jelasnya.

Puriyono mengungkapkan, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah kerugian materil juga tidak ada. Sekitar 3 jam kemudian semua pohon yang tumbang berhasil kita potong-potong menjadi beberapa bagian dan kami evakuasi ke pinggir jalan,” tutupnya. (Ozi)