Share

BONDOWOSO – Kerja keras yang dilakukan Dwi Sobah Bahriansah untuk menjadi anggota Polri terbayar. Ia lulus penerimaan bintara Polri 2018 di tengah kondisi keluarganya yang kesulitan ekonomi.

Miswatu, ibunda Dwi diketahui bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Surabaya sudah dua tahun terakhir ini. Sementara, ayahnya telah meninggal dunia sejak 2005 lalu. Sejak itulah, Dwi menjadi lebih semangat menjalani hidup dan menjadi pribadi mandiri.

“Dwi bolak balik membantu pekerjaan ibunya di Surabaya. Jadi kalau udah pulang ke Bondowoso tinggal sama saya,” ujar Sulis, Bibi Dwi yang selama ini tinggal bersamanya.

Menurut, Sulis, pemuda lulusan SMA Negeri 1 Tapen itu memang telah bercita-cita menjadi polisi. Ia berupaya rajin belajar dan mengikuti seluruh tahapan penerimaan bintara Polri.

Meski yatim, semangat Dwi tak pudar untuk mengejar cita-citanya sejak kecil. Berbagai upaya latihan fisik dan mengasah intelektual di sekolah, menjadi satu-satunya modal mengingat dirinya merupakan keluarga kurang mampu.

Tiada hasil yang mengkhianati usaha. Kerja keras Dwi untuk menjadi polisi akhirnya terbayar. Ia dinyatakan berhasil dalam ujian penerimaan bintara Polri.(och)