Share
Foto : Istimewa

BONDOWOSO – Bersama Maros-Pangkeb Geopark, Ijen Geopark dinyatakan lulus karena memenuhi syarat dalam sidang Council yang digelar di Provinsi Satun, Thailand pada 5 September 2022 lalu.

Hal itu menjadikan Ijen Geopark sebagai wakil Indonesia yang tercepat untuk menjadi bagian Unesco Global Geopark (UGG). Pasalnya, kerja keras hasil kolaborasi Kabupaten Bondowoso dengan Kabupaten Banyuwangi tersebut hanya dilakukan asesmen sekali dan langsung lulus sidang.

Ketua Harian Tim Ijen Geopark Bondowoso, Ahmad Sofyan menerangkan, tidak mudah untuk lulus sidang Council dan menjadi bagian dari UGG. Ijen Geopark harus melalui penilaian yang super ketat.

” Namun, hanya dengan sekali pengajuan dan sekali asesmen, Ijen Geopark berhasil lulus dalam sidang Council, ” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga : Dapur Rumah dan Kandang Ternak Warga Situbondo Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

Dalam sidang Council yang dihadiri 20 negara anggota UGG dan 73 asesor tersebut, Ijen Geopark berhasil memenuhi persyaratan yang ditentukan. Persyaratan dimaksud yakni sesuai dengan asesmen yang dilakukan oleh Martina dan Jakob (asesor UGG), mencakup data dan penilaian lapangan pada Juni lalu.

” Dari data kita memenuhi persyaratan sehingga, dalam hal ini kita lolos sidang Council,” tegasnya.

Setelah dinyatakan lolos, maka Ijen Geopark tinggal menunggu penetapan resmi menjadi anggota Unesco Global Geopark yang direncanakan pada Maret 2023 mendatang.

” Alhamdulillah lulus. Dua kandidat perwakilan Indonesia yakni Maros Pangkeb dan Ijen Geopark dinyatakan lulus karena memenuhi persyaratan, ” pungkasnya. (abr)