Share

BONDOWOSO – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Bondowoso mendeklarasikan Ijen Rijik, Taman Wisata Alam Kawah Ijen Bebas Sampah 2019, Minggu (21/10).

Deklarasi dilakukan dengan melakukan bersih gunung dan memilih sampah-sampah lokasi pendakian TWA Kawah Ijen.

Harry Patriantono, Kepala Disparpora, mengatakan, kegiatan dari BKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam) ini juga turut melibatkan Pemerintah Banyuwangi, dan sejunlah universitas di dua wilayah tersebut.

“Lebih kepada mengkampanyekan kepada pungunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama plastik yang justru itu akan merusak lingkungan,” urainya, Senin (22/10).

 

Baca Juga : Dana Desa Tahap 3 Belum Cair, Ini Penyebabnya

 

Menurut Harry,  yang akan  dijual dalam pariwisita adalah kenyamanan dan kelestarian lingkungan.

“Kami mengirimkan sepukuh staff kemarin untuk mengikuti kegiatan itu,” tuturnuya.

Sementara itu, dikutip dalam media sosial Instagram @pariwisata_bondowoso, disebutkan bahwa deklarasi ini merupakan kegiatan konservasi dalam rangka mewujudkan kawasan ekowisata yang bersih dari sampah.

Adapun, yang hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kepala BKSDA Jatim Nandang Prihadi, Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember Setyo Utomo, Kepaka Seksi KSDA Wilayah V Banyuwangi Sumpena, Kepala Resor Konservasi Wilayah Kawah Ijen Sigit. (Och)