BONDOWOSO – Bupati Amin Said Husni menekankan pentingnya pengolahan hasil pertanian pasca panen. Karena ini dinilai memberikan nilai tambah terhadap produk pertanian dan turut mendorong kesejateraan petani.

“Selain menghasilkan produk-produk pertanian yang unggul, kita juga sudah harus masuk kepada pengolahan hasil-hasil produk pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan nilai tambah bagi peningkatan penghasilan petani,” jelasnya, saat menggelar pers Conference acara Gelar Teknologi di Desa Lojajar, Kecamatan Tenggarang, Kamis (26/10).

Bupati dua periode ini sempat menyontohkan salah satu produk luar kota yag dibawa oleh Puslitkoka Jember, yakni permen biji kopi yang dibalut dengan coklat.

Bupati mengaku memang sengaja membawa contoh itu untuk ditunjukkan kepada petani. Harapannya agar bisa menjadi inspirasi sekaligus menunjukkan bahwa sebetulnya banyak hal yang bisa dilakukan agar petani bisa mendapatkan nilai tambah dari produk on farm menjadi produk olahan.

 

Baca Juga : Bupati Amin Bagikan Alsintan Pada 14 Kelompok Tani

 

Menurutnya, jika penghasilan petani ini meningkat maka akan bisa membuat pertanian menjadi profesi yang bermartabat. Sehingga petani tidak lagi identik dengan kemiskinan.

“Anak-anak remaja akan bangga menjadi petani. Mereka dengan bertepuk dada akan mengakatan aku bangga menjadi petani. Karena petani dan pertanian adalah masa depanku,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Puslitkoka Jember, Misnawi, yang mengatakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani tak boleh hanya berhenti di penyedian bibit unggul maupun perluasan lahan pertanian. Seperti yang digambarkan di gelar teknologi ini.

Di sisi lain juga perlu dipersiapkan sektor hilirnya. Karena menurutnya, di Indonesia sudah lumrah terjadi harga anjlok ketika sudah musim panen. Karena itulah, pentingnya pengolahan terhadap produk-produk pertanian.

“Jangan berhenti disini, tapi sekor hilirnya juga perlu dilirik,” jelasnya. (och)