BONDOWOSO – Sebanyak 863 ASN di lingkungan Pemerintah kabupaten Bondowoso naik pangkat. Penyerahan surat keputusan kenaikan pangkat ini diberikan langsung oleh Bupati Amin Said Husni dengan didampaingi Sekertaris Daerah Karna Suswandi, dan Kepala BKD Bondowoso Wawan Setiawan.

Adapun ASN yang naik pangkat itu terdiri atas Keniakan pangkat PNS otomatis atau reguler sebanyak 562 orang,  PNS yang menduduki jabatan fungsional di lingkungan pendidikan, kesehatan dan ilmu hayati sejumlah 218 orang. Kemudian ASN yang menduduki jabatan fungsional sebanyak 61 orang, serta kenaikan pangkat atas pilihan penyesuaian ijazah atau PI atau tugas belajar sejumlah 22 ASN.

Bupati Amin Said Husni saat memberikan sambutan mengatakan, kenaikan pangkat ini dilakukan secara otomatis dan fully paperless. Artinya kenaikan pangkat ini sudah merupakan hasil produk sistem informasi kepagawaian yang telah direvitalisasi melalui peraturan Bupati yang diterbitkan beberapa waktu lalu.

“Itu berarti saudara-saudara tidak perlu mengurusi lagi kenaikan pangkat karena secara sistemik itu akan dengan sendirinya disajikan data-data mengenai siapa yang sudah berhak memperoleh kenaikan pangkat untuk golongan satu, dua, dan tiga,” ujarnya.

Lebih jauh Ia pun mengungkapkan bahwa untuk melakukan reformasi birokrasi itu dibutuhkan komitmen seluruh jajaran pemerintah yang kuat, utamanya komitmen kuat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

 

Baca Juga : Sulit Diangkat jadi ASN, Guru Inpassing Kemenag Bentuk Persatuan

 

“Sekarang kita harus merubah mindset, birokrasi jaman now itu adalah birokrasi yang melayani, bukan birokrasi yang minta dilayani,” ujarnya.

Karena inilah, seluruh jajaran pemkab Bondowoso sangat penting untuk merubah pola pikir dan perilaku birokrasi. Perilaku birokrasi yang diharakan ke depan adalah birokrasi yang melayani. Bahkan tidak cukup melayani  tetapi memberikan yang terbaik kepada masayrakat.

“Terutama pada satuan-satuan atau unit-unit kerja yang bersentuhan langsung dengan layanan publik. Apakah itu pelayanan perijinan, kesehatan, pendidikan, administrasi kependukan dan juga yang lain-lain,” ujarnya.

Ia pun meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk terus berkomitmen dan memberikan langkah-langkah nyata terhadap reformasi birokrasi. Selain itu, Ia meminta setiap perangkat daerah untuk terus melakukan kreasi-kreasi inovatif.

“Menciptakan inovasi-inovasi di lingkungan kerjanya masing-masing dalam rangka meingkatkan kualitas pelayanan publik kita kepada masyarakat, one OPD one inovation,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKD Bondowoso, Wawan Setiawan, mengungkapkan kenaikan pangkat fully paperless dan otomatis ini untuk memberikan kemudahan kepada seluruh PNS. Sehingga setiap PNS bisa fokus melaksanakan tugas pokok dan fungsinya tampa harus disibukkan dengan administrasi kepegawaian yangs sebelumnya begitu merepotkan dan menghabiskan begitu banyak biaya. (och)