BONDOWOSO – Sebanyak 562 orang di Bondowoso menerima bantuan peralatan produksi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bondowoso. Bantuan diberikan kepada pemilik usaha holtikultura, usaha pembuatan tempe, usaha kripik buah, usaha pertamini, usaha pencucian sepeda motor, usaha perbengkelan, dan bantuan bagi penjahit.

Bupati Amin Said Husni, usai memberikan secara simbolis bantuan-bantuan tersebut, berpesan agar bantuan yang diberikan tidak dipindah tangankan atau diperjual belikan. Karena pihaknya memberikan bantuan tersebut sebagai bentuk upaya untuk mendukung pelaku usaha di Bondowoso dalam mengembangkan usahanya.

“Saya minta tolong betul, biasanya kalau diberi bantuan, lah wongan ini bantuan dari pemerintah, sekarang sudah jadi milik saya, jadi apa kata saya. Kalau ibu-ibu dan bapak-bapak berpikir seperti itu, ibu-ibu akan tetap seperti sekarang atau bahkan akan lebih remuk,” jelasnya.

 

Baca Juga : Bupati Amin Bagikan Alsintan Pada 14 Kelompok Tani

 

Ia menjelaskan sebagai salah satu upaya agar bantuan ini tidak diperjual belikan yakni DPMD akan meminta penerima menandatangi nota perjanjian NPHD, yang salah satu isinya yakni penerima tidak diperbolehkan untuk memperjual belikan atau memindah tangankan bantuan yang diberikan.

Sementara itu, Asnawi Sabil, Sekertaris DPMD, menyampaikan pemberian bantuan alat produksi ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong masyaraat menjadi produktif dan berdaya secara ekonomi.

“Karena di tengah persaingan global Masyarakat ekonomi Asean mau tidak mau kita harus meningkatkan produktifitas,” paparnya.(och)