SURABAYA – Perseroan Terbatas (PT) KAI Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya dan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya resmi menutup secara permanen 4 perlintasan kereta api sebidang yang berada di Jalan Ahmad Yani.Penutupan ini mengantisipasi terjadinya kecelakaan antara kereta dan kendaraan serta meminimalisir penumpukan atau antrean kendaraan yang melintas.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Gatut Sutiyatmoko mengatakan, total perlintasan sebidang yang resmi ditutup hari ini ada empat dari lima perlintasan yang ada di wilayah setempat, yakni Perlintasan 21 (depan Giant Hypermart), Perlintasan 23 (Jalan Wonocolo),Perlintasan 23A (depan UINSA), dan Perlintasan 24 (depan PT Galvano).

“Hari ini (Kemarin,red) kita resmi menutup empat perlintasan 21, 23, 23A dan 24.Untuk satu perlintasan sebidang yang berada di depan Kantor Partai Golkar (perlintasan 29A) masih kami koordinasikan dengan jajaran Korem setempat,” katanya.

 

Baca Juga : Tekan Angka Laka,Tim Gabungan Operasi Ranmor di Jalan Ahmad Yani

 

Sebelum melakukan penutupan empat perlintasan sebidang ini,Diakuinya, pihaknya telah melakukan uji coba dan PT KAI Daop 8 menerapkan peraturan teknis perlintasan kereta api yaitu jarak antar perlintasan minimal 800 meter.

“Kami sudah melakukan uji coba sejak 9 Juni 2017 dan kita melakukan pengecekan ulang ternyata jarak perlintasan kurang dari 800 meter,” ujarnya.

Penutupan perlintasan itu, ditambahkannnya dilakukan secara permanen dengan cara membongkar palang pintu kereta api dan aspal jalan, sehingga tidak bisa dimanfaatkan pengguna kendaraan bermotor untuk menerobos masuk.

“Kami tutup dengan koordinasi Dirjen Perkeretaapian, Kemenhub serta Dinas Perhubungan Surabaya dan Provinsi Jatim serta beberapa instansi terkait lainnya,” katanya.

Ia berharap penutupan permanen perlintasan sebidang itu akan meminimalisasi kejadian kecelakaan akibat tertabrak kereta api serta memperlancar arus lalu lintas di kawasan setempat.

“Kami harap, penutupan ini selain mengantisipasi kecelakaan kendaraan di perlintasan sebidang kereta api, juga bisa mengurangi kepadatan lalu lintas yang antre melintasi perlintasan,” pungkasnya.(sga)