Share

BONDOWOSO – Untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara berkeadilan, pemerintah memberikan perhatian melalui pemberian tambahan penghasilan. Sedikitnya Rp 30 miliar disiapkan pemerintah untuk tambahan penghasilan bagi 4.000 pegawai di Bondowoso.

Hal itu diketahui dalam Sosialisasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), di Aula Disparpora Kabupaten Bondowoso, Senin (05/06/2017). Slamet Yantoko, Kabag Organisasi Sekretariat Pemkab Bondowoso mengungkapkan, sosialisasi tersebut untuk memacu produktifiitas kinerja pegawai sesuai tanggung jawabnya. Karenanya pegawai perlu diberikan tambahan penghasilan, berdasarkan peraturan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berhak memperoleh tunjangan.

“Merupakan rangsangan yang mengarah  kepada kinerja, di sinilah nanti pegawai akan dinilai kedisiplinannya kemudian akan dinilai kenerja tuntunya,” paparnya.

Tunjangan tersebut akan diberikan sesuai evaluasi kelas jabatan yang bersangkutan. Setidaknya pemerintah daerah telah menyiapkan Rp 30 miliar bagi 4000 pegawai Bondowoso. Meliputi non pejabat fungsional yang telah menjadi tanggung jawab provinsi dan pusat serta pengawai di lingkungan dinas kesehatan, puskesmas dan rumah sakit.

 

Baca Juga : Inovasi Kadis PUPR: Sukses Dengan Swiss, Kini Gandeng Jepang

 

“Tunjangan ini akan diberikan sesuai dengan evaluasi kelas jabatannya. Kemampuan pemrintah daerah Rp 30 miliar, kemudian nominal itu akan di alokasikan kepada mereka yaitu, non pejabat fungsional dan pegawai di lingkungan dinas kesehatan,” paparnya.

Dengan adanya tunjangan ini, Slamet berharap tidak ada lagi pimpinan yang melihat ASN tidak bekerja dengan maksimal. Ia juga mengimbau kepada ASN yang tak sungguh-sungguh dalam bekerja akan diganjar oleh pengurangan nominal tunjangan.

“Jika kinerja dari ASN tidak maksimal maka akan dikurangi nominal tunjangannya juga kami berharap tidak ada lagi pimpinan yang melihat ASN tidak bekerja dengan baik,” pungkas Slamet. (abr/esb)