Share

BONDOWOSO – Warga Kelurahan Badean menyebut bahwa 3 pohon sengon keling ditaman taman magenda yang ditebang laku Rp. 120 juta. Informasi itu diperoleh warga saat bertemu langsung dengan pembeli kayu.

“Setelah kami cari tau, kami ketemu sama Agung yang menyatakan dirinya sebagai pembeli dan telah membayar Rp. 120 juta,” ujar Miftah, Kamis (14/10/2021) malam.

Baca Juga : Anggota DPRD Jatim Fraksi Demokrat Agung Mulyono Sumbang Vaksin Untuk Warga Bondowoso

Dari keterangan Agung, Miftah menyebut yang bertindak sebagai penjual adalah seorang warga Wringin bernama Jauhari.

“Saya kira yang menjual adalah petugas dari dinas terkait. Ternyata bukan. Saya tau setelah saya telfon. Nomernya saya diberi oleh si pembeli,” terangnya.

Miftah menyatakan penebangan kayu tersebut penuh dengan kejanggalan. Disamping kondisi kayu yang masih sehat dan tak membahayakan, saat proses penebangan berlangsung juga tak ada satupun petugas dari PURR maupun DLHP yang mengawasi.

Sebagai aksi protes, warga berencana akan mengajukan surat keberatan kepada Bupati Bondowoso Salwa Arifin.

“Besok warga sini, warga perumahan Badean Estate akan ajukan keberatan pada bupati,” pungkasnya. (abr)