PROBOLINGGO – Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Bambang Agus Suwignyo, berangkatkan 218 Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 2018 ini.

Lantunan Labbaikallahumma Labbaik, Labbaika Laa Syarikalaka Labbaik, Innalhamda Wan Ni’mata, Laka Wal Mulk, Laa Syarikalak (Aku memenuhi panggilanMu ya Allah aku memenuhi panggilanMu. Aku memenuhi panggilanMu tiada sekutu bagiMu, aku memenuhi panggilanMu. Sesungguhnya pujian dan ni’mat adalah milikMu begitu juga kerajaan tiada sekutu bagiMu), mengiringi keberangkatan CJH tersebut.

Tahun ini, kata Sekda Kota Probolinggo, yang berangkat menuju tanah suci Mekkah, terdiri dari 46 orang dari Kecamatan Mayangan, 45 orang dari  Kecamatan Kademangan, 29 orang dari Kecamatan Wonoasih, 69 orang dari Kecamatan Kanigaran, dan 29 orang dari Kecamatan Kedopok.

“Jumlah total ada 218 orang tersebut terdiri dari 98 laki-laki dan 120 perempuan,” jelas Sekda Kota Probolinggo ini.

Baca Juga : Kemajuan Perkembangan TMMD Sebagai Wujud Sinergitas TNI Dengan Masyarakat

Pada pemberangkatan CJH tersebut, Sekda bersama dengan Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghafur, perwakilan dari FKPD (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), para alim ulama dan kyai yang dilepas dari halaman kantor Walikota Probolinggo.

“Kepada seluruh jamaah agar setibanya di tanah suci nanti, bisa menjadi tamu Allah yang baik, penuh khusuk, sabar dan tawakkal,” pesan Sekda Bambang.

Sekda Bambang juga berpesan untuk dapatnya menjaga kesehatan fisik maupun mental.

“Hendaklah di tanah suci untuk menjaga citra baik bangsa Indonesia, serta doakanlah negara ini agar terlepas dari kemelut krisis dan bencana agar menjadi negara yang tentram dan damai dalam lindungan-Nya,” harapnya.

Salah satu CJH asal Kelurahan Kedung Asem Kecamatan Wonoasih, Astipah Murgo Saninten menjadi CJH tertua dengan usia 88 tahun.

Sedangkan CJH termuda dengan usia 23 tahun dengan Halimatus Sadiyah dari Kelurahan Pohsangit Kidul Kecamatan Kademangan. (afu)