Share

JEMBER – Percepatan yang dilakukan di Kabupaten Jember berkaitan dengan Badan usaha milik desa (BUMDES) terus dilakukan.

Rendra Wirawan Pendamping Ahli Bidang Pelayanan Ekonomi Dasar (PA-PED) Jember, mengunhkapkan bahwa pijaknya terus melakukan identifikasi dan evaluasi di seluruh desa se Kabupaten Jember dalam beberapa hari ini. Ironisnya masih ada beberapa desa yang terkesan menyepelekan terhadap kewajiban mendirikan Bumdes, padahal kewajiban untuk mendirikan Bumdes tersebut sudah di sebutkan dalam Permendes no 4 tahun 2015.

Menurutnya, pentingnya mendirikan sebuah badan usaha milik desa yang mana dampak dari usaha tersebut bisa langsung dimanfaatkan oleh masyrakat,  yang bertujuan untuk memperdayakan masyarakat lokal. Sehingga kegiatan tersebut adalah sebuah kegiatan yang betul-betul menyentuh langsung terhadap masyarakat dan dapat dijadikan salah satu pendongkrak Ekonomi Masyrakat yang ada di Desa.

 

Baca Juga : Para Pengendara Keluhkan JLU Ditutup

 

Rendra mengatakan, monev yang telah dilakukan beberapa hari ini terhadap desa-desa yang berada di kabupaten Jember sudah ada 206 desa yang telah mendirikan Bumdes. Namun dari hasil identifikasi sementara masih ada 18 desa yang masih belum mendirikan Bumdes.

“Kita berharap 18 desa tersebut perlu dilakukan pembinaan secara khusus, dengan pemerintah daerah,” ucapanya, saat di temui di ruang kerjanya, Rabu (09/08).

Rendra menambahkan, desa-desa yang sudah mendirikan Bumdes akan terus dilakukan pantauan dan beberapa pembinaan bagai mana cara pengelolaan Bumdes secara benar dan sesuai aturan,  karna permodalan Bumdes ini dianggarkan dari APBN ( Dana Desa ).

“Di kabupaten Jember sendiri ada beberapa Bumdes yang bisa dijadikan contoh oleh desa yang lain,  mulai dari penggunaan, pengelolaan hingga aktifitas dari Bumdes tersebut, seperti Desa Kemiri  dan Desa Balung Kulon,” imbuhnya.

Dia berharap dalam waktu dekat DPMD Jember melakukan pembinaan secara khusus, guna mensinergikan Program dari Kementerian Desa dengan Pemerintah Desa yang ada di Jember, dalam mensukseskan 4 program prioritas dari Kementerian Desa di Kabupaten Jember. (mam)