Share

BONDOWOSO – Sebanyak 1.234 siswa-siswi Mandrasah Aliah Negeri (MAN) Bondowoso mengirabkan sang saka merah putih sepanjang 1.111 meter di jalanan Bondowoso. Kirab tersebut disebut-sebut sebagai pengibaran bendera terpanjang dalam peringatan HUT RI ke 73 tahun ini.

Pantauan memoindonesia.com di lapangan, kirab tersebut dimulai dari makam pahlawan Bondowoso. Sebelum diarak mengelilingi jalan lingkar dalam kota, pasukan pengibar bendera terlebih dahulu menyanyikan lagu ya ahlal wathon (Cinta tanah air, red) sebagai suntikan semangat untuk meneladani perjuangan para pahlawan. Kirab bendera akan melintasi ruas Jl. Diponegoro, Jl. Bondowoso – Jember, kemudian Jl. Letjen S Parman, kemudian finis di MAN Bondowoso di Jl. Kairil Anwar.

Kepala Sekolah MAN Bondowoso, Ibrahim SA.g, M.Pd.I mengungkapkan, bahwa kegiatan yang dipersembahkan untuk hari ulang tahun bangsa tersebut murni atas inisiasi anak didiknya. Segala macam persiapannya dikerjakan sendiri oleh para siswa.

“Rasa nasionalisme siswa-siswi kami sungguh besar. Kegiatan ini murni diawali oleh siswa-siswi. Mereka sendiri yang menggalang dana, kemudian mereka pula yang menjahitnya,” ungkap Ibrahim, Kamis (16/8).

Baca Juga : Pembentangan 73 Meter Bendera Merah Putih, Tingkatkan Patriotisme Sekaligus Promosi Wisata

Lebih lanjut Ia berharap kirab bendera tersebut menjadi penghibur bagi para pahlawan yang telah gugur dalam pemperjuangkan kemerdekaan. Selain itu, Ia juga berharap kepada murid-muridnya kelak bisa mengisi kemerdekaan dengan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan, menjadi pelopor pembangunan bangsa Indonesia.

“Mudah-mudahan kegaiatan ini menjadi penghibur bagi para syahid. Saya yakin mereka berbahagia melihat kegiatan ini. Juga kepada anak didik kami, mudah-mudahan rasa nasionalisme mereka terus tumbuh sehingga kelas bisa mengisi kemerdekaan ini dengan menjadi pelopor pembangunan,” tutup Ibrahim.

Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut, Bupati Bondowoso Amin Said Husni, Komandan Kodim, Tarmuji SA.g, kemudian pengasuh Pondok Pesantren Pelajar Islam Nurul Burhan, Badean, KH. Imam Barmawi Burhan yang tak lain merupakan mantan Kepala Sekolah MAN Bondowoso. (abr)