Share

JEMBER – Napak Tilas Perjuangan KHR. As’ad Syamsul Arifin , para Kyai dan Pelopor dalam mengusir penjajah Jepang di Garahan Silo dilaksanakan oleh SMK Perikan dan Kelautan Puger. Kegiatan bekerjasama dengan Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo (IKSASS).

Menurut Pengurus Pusat IKSASS  KH. Misbahus Salam, napak tilas ini sudah memperoleh restu pengasuh PonPes Sukorejo KHR. Ahmad Azaim  Ibrahimy dan  dilaksanakan pada tanggal 25 -27 Agustus 2017.

Sebelum napak tilas ini dimulai, kata Kyai Misbah, para guru dan murid SMK Perikanan dan Kelautan Puger terlebih dahulu diberi ijazah wirid bacaan Ratibul Haddad yang pernah di baca oleh KHR. As’ad dan para pelopor di saat mengusir penjajah Jepang.

“Memilih Napak Tilas Kyai As’ad ini karena KHR As’ad Syamsul Arifin seorang Ulama yang mashur dan termasuk Pahlawan Nasional, agar para siswa -siswi SMK Perikanan dan Kelautan Puger yang pendidikannya  berintegrasi dengan pondok pesantren dapat meneladani dan mengenang bahwa kekuatan spritualitas ulama mampu mengusir penjajah sehingga Indonesia merdeka,” tutur Imam Suyono ketua panitia Napak Tilas.

 

Baca Juga : Ayub Meninggal Tertimpa Tembok Dalam Posisi Sujud

 

Napak Tilas perjuangan Kyai As’ad dalam mengusir penjajah Jepang diikuti oleh sekitar 500 peserta dan hadir dalam pembukaan KH. Misbah Umar (Pengasuh Ponpes Sumberwringin), KH. Syadid Jauhari (Pembina Yayasan PonPes Darsul Bihar), KH. Munif Shaleh, KH. Misbahus Salam, Ust. Sunardi (Pengurus Pusat IKSASS) , Kuncoro Diyauddin dan Imam Suyono (Kepala Sekolah dan Guru SMK Perikanan dan Kelautan Puger),  K. Abdul Aziz (ketua IKSASS Rayon Jember) dan KH. Zaini Ridwan

Tak di duga juga ikut hadir dari University of California Michelle Phillips, yang ingin melihat langsung perjalanan pahlawan Nasional KHR. As’ad Syamsul Arifin. (mam)