Resensi Buku

Filsafat, Ilmu dan Pengetahuan

Judul Buku: Pengantar Filsafat Ilmu

Penulis: Suaedi

Penerbit: PT. IPB Press

Tahun Penerbit: Januari 2016

Tebal: 146 Halaman

 

Filsafat, Ilmu dan Pengetahuan, jika istilah ini dijadikan bahan diskusi pasti akan menimbulkan kesan yang sangat menarik. Buku yang berjudul “Pengantar Filsafat Ilmu” ini adalah suatu tulisan tentang filsafat yang disebut sebagai induknya ilmu, dimana filsafat telah banyak berjasa dalam proses kemajuan ilmu itu sendiri. Bahkan tidak sedikit diantara para tokoh atau ilmuan juga disebut sebagai filsuf, karena ilmunya mumpuni dan cara berpikirnya sudah termaktub dalam kriteria berfikir filsafat. Berbicara mengenai filsafat memang sedikit tergambarkan dalam benak kita dengan ciri-ciri yang dikemukakan oleh suaidi tersebut  mendasar, menyeluruh dan spekulatif. Dalam banyak literatur filsafat sudah menjadi hal yang lumrah bahwa filsafat memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari disiplin ilmu-ilmu  yang lain karena keberadaannya dapat menjawab permasalah yang tidak dapat dijawab oleh ilmu- ilmu biasa. Bahkan filsafat dianggap sebagai ilmu yang sulit dan ribet. Hanya orang-orang jeniuslah yang mampu memahaminya. Namun apa yang dicirikan suaedi mengenai filsafat itu masih dalam batas keterjangkauan dengan karakteristik ilmiah, sebagaimana juga ilmu-ilmu yang lain memenuhi ciri-ciri tersebut. Karena tujuannya untuk memahami segala sesuatu sebagaimana adanya yang hakiki. Filsafat bersifat radikal, filsafat tak mungkin berhenti di gejala permukaan. Sebaliknya, filsafat menggali sedalam-dalamnya akar- akar yang berada di bawah gejala-gejala permukaan tersebut. Setidaknya ada beberapa ciri berpikir filsafat, diantaranya, pertama, radikal yaitu berpikir sampai ke akarnya ; kedua, sistemik, yaitu berpikir secara logis, bergerak selangkah demi selangkah penuh kesadaran, berurutan dan penuh rasa tanggung jawab ; ketiga, universal (berpikir secara menyeluruh, tidak terbatas pada bagian – bagian tertentu) ; keempat, konseptul; kelima, koheren; keenam, komprehensif; ketujuh, bebas; dan yang terahir kedelapan, bertanggung jawab.

Ilmu adalah pengetahuan, pengetahuan yang berasaskan kenyataan dan tersusun baik. Pengertian secara ilmiah yang paling sering digunakan, ilmu merupakan kumpulan pengetahuan sistematis yang merupakan produk dari aktivitas penelitian dengan metode ilmiah. Sebagai sistem pengetahuan, ilmu mempunyai objek material dan objek formal. Objek material sering disebut pokok soal (subyect matter) sedangkan objek material dinamakan titik perhatian (focus of interest) atau sikap pikiran (attitude of mine). Lebih lazim objek formal disebut sudut pandang. Ilmu mengandung tiga kategori, yaitu hipotesis, teori dan dalil hukum. Ada beberapa macam jenis ilmu yaitu, ilmu praktis, ilmu praktis normative, ilmu praktis positif, ilmu spekulatif ideografis, ilmu spekulatif nomotetis, dan ilmu spekulatif teoritis.

Namun, pada dasarnya ilmu dan pengetahuan berbeda. Perbedaan itu terlibat dari sifat sistematisnya dan cara memperolehnya. Dalam perkembangannya, pengetahuan dengan ilmu bersinonim arti, sedangkan dalam arti material keduanya mempunyai perbedaan. Dalam kamus filsafat dijelaskan bahwa pengetahuan adalah proses kehidupan yang diketahui manusia secara langsung dari kesadarannya sendiri. Pengetahuan merupakan akuisisi terendah yang diperoleh dari rangkaian pengalaman tanpa melalui kegiatan penelitian yang lebih intensif.  Suaidi membagi pengetahuan menjadi tiga macam yaitu pengetahuan biasa, pengetahuan ilmu dan pengetahuan agama.

Jadi, filsafat adalah sesuatu yang berharga dan bermanfaat dalam perkembangan umat manusia, terlebih dalam dunia pengetahuan dan ilmu. Karena filsafat merupkan suatu prinsip atau asas keilmuan untuk menelusuri suatu kebenaran objek dengan modal berfikir secara radikal.  Dalam pengembangan, pengujian atau pembuatan ilmu pun filsafat punya wadah khusus yang tugas dan fungsinya di bidang tersebut, yaitu filsafat ilmu. Dihadapkan pada nilai guna dan manfaatnya, maka di dalam buku ini diuraikan tentang pandangan terhadap filsafat ilmu yang layak untuk terus dikaji dan dipahami setiap orang, termasuk diantaranya para akademisi dan ilmuwan di bidangnya. Karena tidak menutup kemungkinan dengan filsafat ilmu ini ilmu baru akan tercipta dan tercipta dari ilmu sebelumnya.

Buku ini terdiri dari sembilan bab, dimulai dengan bab pertama sejarah filsafat, bab dua sumber ilmu pengetahuan, bab tiga filsafat, ilmu dan pengetahuan, bab empat perkembangan ilmu, bab lima kebenaran dan sikap ilmiah, bab enam sarana ilmiah, bab tujuh kajian bidang-bidang filsafat, bab delapan ilmu, teknologi da seni, bab Sembilan ilmu dalam strategi insani.

Tujuan utama dari penulisan buku ini yaitu menyadarkan masyarakat tentang ilmu dan pentingnya ilmu dalam aplikasi kehidupan, serta induk daripada ilmu dan pengetahuan. Pada dasarnya filsafat merupakan materi yang sulit dicerna dan dipahami oleh masyarakat, namun dengan adanya buku pengantar Filsafat Ilmu ini memberikan bahasa yang ringan tetapi tetap mendalam, sehingga buku ini sangat layak menjadi bahan rujukan perkuliahan namun hanya sekadar menambah pengetahuan bagi pembaca.

 

PENULIS

Nama               : Sunita

NIM                 : 201591200075

Jurusan            : Tarbiyah

Prodi                : Manajemen Pendidikan Islam

Semester          : V (Lima)

Mata Kuliah     : Filsafat Pendidikan Islam