Share

BONDOWOSO – Bupati Amin Said Husni akan menyumbangkan gajinya di bulan Januari 2018 untuk pembangunan jamban. Ini sebagai upaya untuk meningkatkan akses sanitasi di Bondowoso.

“Saya juga, ini karena sudah bulan Desember gaji saya sudah habis. Nanti bulan Januari 2018 saya berikan untuk jamban,” ujarnya saat memberikan sambutan di acara Gebyar ODF di Pendopo Bupati, Jum’at (22/12).

Ia pun mengapresiasi aksi nyata yang telah dilakukan oleh IDI (ikatan Dokter Indonesia) yang telah membuat program satu dokter membangun satu jamban.

“Saya juga berharap bahwa nanti akan disusul satu perawat satu jamban, mudahan-mudahan diikuti oleh  satu bidan satu jamban, satu kepala OPD juga satu jamban. Kalau 700 ribu saya kira tidak terlalu berat,” ujarnya

Baca Juga : Baru 18 Desa Dideklarasikan ODF di Bondowoso

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Imron, partisipasi dokter dalam pembuatan jamban ini sekitar Rp 700 ribu. Dari nominal sekian, bisa doptimalkan pembangunan dibangun satu jamban di dalam satu keluarga dengan partisipasi masyarakat.

“Di mana tenaga untuk yang membangun melibatkan masyarakat atas dorongan bapak kepala desa dan sanitarian yang terhimpun dalam Hakli,” ujarnya.

Untuk informasi, Buang air besar (BAB) sembarangan masih menjadi  kebiasaan sebagian masyarakat Bondowoso.  Terutama mereka yang tinggal di pemukiman dekat sungai dan tegalan. Data dari Dinas Kesehatan Bondowoso, menyebutkan bahwa hingga tanggal 18 Desember 2017, akses jamban di kabupaten Bondowosomenyentuh angka 55,22 persen. Artinya masih ada 44 persen masyarakat Bondowoso yang BAB sembarangan. (och)