Beranda / Polri / Jaga Warisan Leluhur, Kapolresta Cirebon Pimpin Langsung 361 Personel Amankan Pesta Budaya Memayu Buyut Trusmi

Jaga Warisan Leluhur, Kapolresta Cirebon Pimpin Langsung 361 Personel Amankan Pesta Budaya Memayu Buyut Trusmi

MEMO INDONESIA.COM | CIREBON

Nuansa sakral dan kemeriahan pesta budaya menyelimuti Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Minggu (1/11/2026). Tradisi agung Memayu Buyut Trusmi yang digelar untuk menyambut musim hujan berlangsung sukses, khidmat, dan penuh kegembiraan.

Kesuksesan hajatan budaya tahunan ini tak lepas dari kehadiran langsung Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang memimpin pengamanan ekstra ketat. Tak main-main, sebanyak 361 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.

Sinergitas Lintas Instansi dan Kesiapan Matang
Sebelum arak-arakan budaya dimulai, Kapolresta Cirebon yang didampingi Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, memimpin apel kesiapan di halaman Mapolsek Weru. Melalui arahan pimpinan pasukan (APP) dan Tactical Wall Game (TWG), Imara memastikan setiap personel memahami peta rawan, pola pengamanan, hingga langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan.

Kekuatan 361 personel ini merupakan wujud sinergitas solid yang melibatkan Polresta Cirebon, Polsek jajaran, Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, Denpom III/3 Siliwangi, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon.

Pesta Rakyat dan Etalase Budaya Cirebon
Memayu Buyut Trusmi bukan sekadar ritual penyambutan musim hujan, melainkan denyut nadi pelestarian kearifan lokal dan wujud gotong royong warga Cirebon. Suasana meriah tampak saat barisan pusaka dan para sesepuh desa melangkah memimpin arak-arakan, disaksikan oleh ribuan warga dan pejabat daerah yang hadir.

Kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat benar-benar dipertontonkan. Mulai dari barisan ogoh-ogoh ,pertunjukan tari tradisional, pajangan kerajinan batik, kuliner khas Cirebon, hingga alunan musik tradisional yang berpadu harmonis dengan musik modern, menjadikan acara ini sebagai etalase kekayaan budaya Kabupaten Cirebon.

Rute Arak-arakan dan Rekayasa Lalu Lintas
Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang rute arak-arakan. Dimulai dari Kramat Buyut Trusmi, rombongan melintasi Jalan Buyut Trusmi, Jalan Syekh Datul Kahfi, Jalan Otista Weru, hingga Jalan Panembahan, sebelum kembali ke titik awal di kawasan Buyut Trusmi.

Untuk mengantisipasi kepadatan dan memastikan mobilitas warga tetap lancar, Polresta Cirebon bersinergi dengan Dinas Perhubungan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis. Berkat kesiapan personel dan dukungan masyarakat, seluruh rangkaian tradisi berhasil ditutup dengan sempurna pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Identitas Budaya
Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa pengamanan kegiatan budaya bukan sekadar tugas rutin, melainkan bentuk penghormatan dan komitmen Polri terhadap identitas masyarakat.

“Melalui pengamanan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat mengikuti dan menikmati seluruh rangkaian tradisi Memayu Buyut Trusmi dengan aman dan nyaman. Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pelestarian tradisi dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Kabupaten Cirebon,” ujar Imara.

Ia turut mengapresiasi seluruh personel gabungan dan masyarakat yang telah bahu-membahu menjaga ketertiban. Kehadiran langsung orang nomor satu di Polresta Cirebon ini menjadi bukti nyata bahwa Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan, sekaligus merawat warisan budaya leluhur.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *