MEMO INDONESIA.COM | PAMEKASAN
DPC Tiara Kusuma Kabupaten Pamekasan sukses menggelar lomba fashion show se-Madura dengan mengusung motto “Busana Bangsawan Cilik”, pada Minggu, 25 Oktober 2026, bertempat di SMKN 3 Pamekasan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 peserta yang menunjukkan bakat, kreativitas, serta keberanian dalam menampilkan busana dan gaya terbaik mereka di atas panggung.
Ajang ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi di bidang fashion sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri sejak usia dini. Dengan mengusung tema “Busana Bangsawan Cilik”, kegiatan tersebut juga mengangkat nilai keanggunan, kesopanan, dan kecintaan terhadap budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Madura.
Ketua DPC Tiara Kusuma Kabupaten Pamekasan, Dartini Dwi Puji Astutik, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mencari dan menggali bakat anak-anak sejak dini, khususnya di bidang fashion dan seni penampilan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan potensi anak-anak dapat ditemukan dan dikembangkan sejak usia muda. Setiap anak memiliki kemampuan dan keunikan tersendiri yang perlu mendapatkan ruang, kesempatan, serta dukungan agar dapat tumbuh menjadi pribadi yang kreatif dan percaya diri.
Menurut semangat penyelenggaraan kegiatan ini, lomba fashion show bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara, melainkan juga tentang bagaimana memberikan pengalaman, melatih keberanian, dan membuka peluang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Sementara itu, ketua panitia, Jamila, turut menjadi bagian dalam penyelenggaraan kegiatan yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi dan berkompetisi secara positif. Kehadiran 50 peserta menambah semarak perlombaan yang diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.
Perlombaan dibagi menjadi tiga kategori usia, yaitu kategori A untuk anak usia 4–6 tahun, kategori B usia 7–10 tahun, dan kategori C usia 11–13 tahun. Pembagian tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk tampil dan berkompetisi sesuai dengan kelompok usia masing-masing.
Melalui ajang ini, peserta tidak hanya ditantang untuk menampilkan busana yang menarik, tetapi juga menunjukkan sikap percaya diri, kemampuan berekspresi, serta karakter saat berada di atas panggung. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal positif bagi anak-anak untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani menunjukkan potensi yang dimiliki.
Motto “Busana Bangsawan Cilik” juga memiliki daya tarik tersendiri karena mengangkat konsep busana yang identik dengan keanggunan dan nilai tradisi. Di tengah perkembangan dunia fashion modern, pengenalan unsur budaya kepada generasi muda menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya daerah.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antara peserta, keluarga, dan pihak-pihak yang mendukung perkembangan kreativitas anak di wilayah Madura. Dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang positif bagi tumbuh kembang bakat generasi muda.
DPC Tiara Kusuma Kabupaten Pamekasan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dalam mencari bibit-bibit berbakat sejak dini, memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berprestasi, serta mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan mencintai budaya daerah.
Dengan semangat “Busana Bangsawan Cilik”, lomba fashion show di SMKN 3 Pamekasan ini menjadi momentum untuk membuktikan bahwa setiap anak memiliki potensi yang layak dikembangkan.
Melalui pembinaan dan kesempatan yang tepat sejak dini, bakat-bakat tersebut diharapkan dapat tumbuh dan berkembang menjadi prestasi yang membanggakan bagi keluarga, daerah, dan Madura.
Mencari bakat sejak dini, membangun kepercayaan diri, dan melestarikan budaya menjadi semangat DPC Tiara Kusuma Kabupaten Pamekasan dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berprestasi.
(Mul)









